Mengenal Warren Hue, Rapper Indonesia yang Mengguncang Coachella

Apr 20, 2022

Coachella Valley Music and Arts Festival yang digelar selama dua pekan dari tanggal 15-17 April serta 22-24 April 2022 di Empire Polo Club, California, Amerika Serikat ini menyisakan kesan yang luar biasa, khususnya bagi pecinta musik di Indonesia. Di pekan pertama, Rich Brian dan NIKI membuat bangga pecinta musik tanah air dengan gebrakan dua musisi asal Indonesia ini. Namun orang tak sadar bahwa selain mereka berdua, ternyata ada rapper Indonesia yang juga turut mengguncang festival terbesar di Amerika tersebut, namanya adalah Warren Hue.

Warren Hue tampil di hari Coachella pada Sabtu (16/04) jam 18.45 – 20.03 waktu setempat di bawah bendera 88rising’s Head In The Clouds Forever. Ini artinya ia tidak tampil sendiri, melainkan bersama-sama dengan gerombolan roster 88rising lainnya yaitu Milli dan Bibi.

Meski tidak mendapat slot set panjang seperti halnya NIKI dan Rich Brian, namun Warren Hue mendapatkan stage yang paling besar yaitu Coachella Stage dimana musisi-musisi kaliber internasional dari Flume, Megan The Stallion sampai Billie Eilish juga main di panggung yang sama.

Siapa sih sebetulnya Warren Hue? Buat kalian yang masih penasaran dan pengen tahu soal sosok rapper yang tengah bersinar ini, berikut 5 fakta tentang Warren Hue.

Nulis lagu sejak 14 tahun

 

Warren Hue adalah musisi asal Jakarta yang lahir pada tahun 2002. Usianya baru menginjak 20 tahun di 2022 ini. Warren memulai karier sebagai penulis lagu sejak usia muda. Sejak usia 14 tahun, ia sudah sibuk menulis musik di kamar tidurnya.

 

Ganti-ganti nama

Sebelum pake nama Warren Hue, ia dulu sempet populer dengan nama warrenisyellow, nama yang sebelumnya dipakai untuk game. Dari nama ini, Warren sempat menggebrak  skena musik tahun 2018 di umur 16 tahun dengan remix lagu “Womp Womp” miliki rapper Amerika, Valee.

 

Sudah punya dua album

Meskipun boleh dibilang junior di roster 88 Rising secara ia baru bergabung di bulan Maret 2021 kemarin sebagai roster ke-4 di label ini, namun sebelum itu musisi yang kini kuliah di New York ini sudah mengantongi dua album, yaitu Alien (rilis 2018) dan Sugartown (rilis 2019) yang berkolaborasi dengan produser Korea Selatan, Chasu.

 

Dari Eminem sampai BAP.

Warna musik hip hop dipilih Warren setelah mendengarkan lagu “Till I Colapse” dari Eminem. Berangkat dari situ, dia mendengarkan musisi lain seperti Tyler The Creator, Earl Sweatshirt, sampai Kanye West. Musisi Indonesia seperti Rich Brian juga BAP. ternyata juga menjadi inspirasinya.

 

Kolaborasi dengan NIKI dan Rich Brian 

Single “omomo punk” adalah debutnya setelah bergabung di 88rising. Sejekap kilat, namanya kian harum di skena musik global hingga ia pun didapuk untuk bergabung bersama dua roster 88rising asal Indonesia lainnya Rich Brian dan NIKI untuk merilis single kolaboratif berjudul “California” di pertengahan 2021.

Saat ini, Warren Hue tengah mempersiapkan album debutnya di 88rising bertajuk Boy of The Year. Dua single sudah duluan dilepas di tahun ini, yaitu “Runaway W Me” dan “W (with yvngxchris)”.

Penulis
David Silvianus
Mahasiswa tehnik nuklir; fans berat Big Star, Sayur Oyong dan Liem Swie King. Bercita-cita menulis buku tentang budi daya suplir

Eksplor konten lain Pophariini

Daftar Penyanyi Latar Musisi Indonesia

Sebuah lagu yang terdengar harmonis tak lepas dari sumbangsih warna vokal yang dihasilkan oleh penyanyi latar. Peran mereka kadang tak kasatmata atau mungkin dianggap lalu. Kenyataannya, penyanyi latar tidak bisa dianggap remeh. Jika menilik …

5 Alasan MALIQ & D’Essentials Enggak Bubar

Menyambut perilisan album baru MALIQ & D’Essentials, Can Machines Fall In Love? tanggal 30 Mei 2024, kami menemui mereka di sela-sela waktu latihan hari Selasa (21/05) di studio Mad Haus.   View this post …