Menyimak Keseluruhan Perjalanan Hondo Melalui The Hike to Kamadela

114
Duo Hondo, Kamga dan Chevrina / dok. Hondo

Setelah dibuat penasaran dengan hadirnya “Thirty”, “River” dan “Soldier” di rentang waktu setahun ke belakang, akhirnya kita bisa menyimak keseluruhan perjalanan Hondo melalui The Hike to Kamadela.

Resmi dilepas pada tanggal 9 September lalu, The Hike to Kamadela menjadi album perdana dari duo Kamga dan Chevrina yang menggunakan moniker Hondo.

 

Delapan nomor yang hadir di album ini, semuanya lahir dari garapan Kamga dan Chevrina sendiri. Rangkuman perjalanan keduanya di tiga tahun ke belakang menjadi cerita utama yang mereka hadirkan melalui The Hike to Kamadela.

“The album, in its heart, is a story about trusting the process and having faith in yourself”, tutur Kamga melalui rilisan persnya.

Chevrina pun menambahkan “Our definition of happiness shifts as we grow older. It’s prevalent that when we are younger, we have this belief ingrained in the back of our mind that we are invincible. Until we hit a certain point in our lives that serves as a wake up call. That point, was turning 30 for me personally”.

Cerita-cerita dibalik The Hike to Kamadela juga mereka hadirkan melalui sebuah podcast bertajuk Rumah Kami.

Di album ini pula, mereka turut dibantu oleh Rhesa Aditya dari Endah N Rhesa untuk penggarapan sampul albumnya, dan juga untuk video lirik dari 3 single yang sudah lebih dahulu rilis.

The Hike to Kamadela dari Hondo sudah bisa kalian dengarkan di berbagai layanan streaming musik yang tersedia.