Menyimak KoiL-Kustik di Launching Vinyl Blacklight

Oct 31, 2019

KOiL, band rock asal Bandung baru saja merilis album Blacklight milik mereka yang dirilis pada tahun 2007 dalam bentuk vinyl 12 inci. Dalam rangka perilisan vinyl Blacklight ini, KOiL bekerjasama dengan Grimloc Records sekaligus membuat acara launching.

Digelar tanggal Minggu (27/10) bertempat di Keepkeep, Bandung. Dalam rangka menyambut launching Vinyl Blacklight, mereka juga mengeluarkan video KOiL akustik yang menyanyikan beberapa lagu dari album Blacklight. Tampil juga DJ Evil Cutz yang juga memutar vinyl KOiL untuk pertama kalinya di publik.

Album Blacklight resmi dirilis dalam format vinyl atau piringan hitam / foto: Koil

Mengilas ke belakang, album dari band beranggotakan Otong (vokal), Doni (gitar), Adam (bass), dan Leon (drum) ini dulunya diedarkan secara gratis, dan salah satu track-nya berjudul “Semoga Kau Sembuh Pt.2” menjadi soundtrack untuk film Kuntilanak 2.

Otong (kedua dari kedua) dan Doni (paling kanan) / dok. instagram Koil.

Blacklight yang kini dirilis di bawah naungan Grimloc Records nantinya berisi 16 lagu, termasuk beberapa lagu yang ditulis pada sesi rekaman album itu juga beberapa remix yang dibuat setelahnya, bahkan dua remix dibuat khusus untuk edisi vinyl ini, “Hanya Tinggal Kita Berdua” yang bernuansa flashdance 80-an dan “Nyanyikan Lagu Perang.”

Piringan hitam Blacklight sudah bisa dibeli di Grimloc. Bagi yang penasaran dengan seperti apa kerennya KOil ber-akustik-ria, mari cek video di bawah ini.

 

_____

*Ralat: Nama bassis Koil adalah Adam, bukan Imo. Terima kasih Lorong Zine atas koreksinya.

Penulis
Jonathan
Cuma sok tahu tentang musik. Suka foto-foto stage juga.

Eksplor konten lain Pophariini

Mezzaluna Mengawali Karier Bermusik dari “In Situ”

Anak sulung Bimbim ‘Slank’, Jaya Mezzaluna Bungari memulai perjalanan karier bermusik lewat single perdana “In Situ” di akhir September 2021.

Pembuktian Sheila on 7 di Kisah Klasik Untuk Masa Depan

Dalam berbagai aspek, album kedua Sheila on 7, Kisah Klasik untuk Masa Depan dapat dianggap sebagai arketipe album kedua yang baik