5 Lagu Pop Indonesia Pilihan Arian 13

Mar 17, 2017

Arian 13 adalah vokalis Seringai, desainer, seniman grafis, visual merchandiser dan pemilik toko Lawless. Meskipun identik dengan musik rock oktan tinggi dan karya-karyanya yang selalu bergambar tengkorak, Arian 13 menceritakan pada Pophariini tentang lima lagu pop Indonesia yang ia sukai. -Redaksi


 

Kalau harus memilih 5 lagu pop terbaik Indonesia, tentu sangat sulit. Bagi saya 5 lagu ini adalah yang terbaik yang lewat di kepala saya untuk sekarang, jadi besok bisa saja berubah-ubah. Hari ini memang banyak musik Indonesia yang bagus, tapi yang paling melekat adalah ketika kita masih muda belia, dalam kasus ini, adalah pop ’80an untuk saya. Selamat menikmati.

Foto oleh Rigel Haryanto

 

Hari Moekti – “Ada Kamu”

Sebenarnya, Hari Moekti adalah seorang proto hipster syariah. Jauh sebelum ada trend hijrah dan mengharamkan musik, dia sudah melakukannya lebih dahulu. Tapi jejak musikalnya abadi. Lewat lagu ini saya mengenal minuman keras, narkoba dan seks bebas. Astaghfirullah.

 

Ismi Aziz – “Kasih”

Kala itu masih SMP, dan jatuh cinta dengan seorang gadis satu sekolah. Tentu saja, jadian tidak pernah kejadian. Ternyata lebih seru bermain skate dan band dengan teman-teman.

 

Nicky Astria – “Mata Lelaki”

Pasang ini di karaoke, nanti akan saya ajarkan cara dan gaya menyanyi yang baik dan benar.

 

Indra Lesmana – “Aku Ingin”

Dulu, kalau lagu “Aku Ingin” terdengar mengalun dari TV, saya langsung menghambur keluar kamar untuk menonton video klipnya. Bukan hanya karena lagunya enak sebenarnya, tapi menunggu sang model video, Cynthia Yusuf, muncul.

 

Punk Modern Band – “Perang Bintang”

1988. Kaset bajakan disingkirkan oleh pemerintah, dan salah satu kaset lokal pertama yang muncul adalah kompilasi ’10 Bintang Nusantara’. Tema science fiction dan musik new wave ala Duran Duran? Sebuah ‘YA’ bagi saya.


 

Eksplor konten lain Pophariini

Dead Bachelors ‘Reuni’ di Single Terbarunya

Yang satu ini, bisa dibilang sebagai sebuah kejutan yang menyenangkan bagi duo Narendra Pawaka dan Mario Pratama yang tergabung dalam unit Dead Bachelors.

Saling Menguatkan bersama Nino Kayam

Mengenai “Nikmati Rindunya”, Nino mendedikasikan single terbarunya ini untuk sang ayah yang berpulang di bulan Oktober 2020 lalu.