Neida dan Harapan-harapan yang Baru

Jan 12, 2022

Tidak butuh waktu lama bagi seorang Neida Aleida untuk kembali melanjutkan proyek solonya ini. Setelah merilis “Tentang Rindu” di bulan Desember lalu, kini giliran “Nirmala”, satu lagi lagu terbarunya yang ia lepas.

Sama seperti banyak orang di luar sana, Neida membawa harapan-harapan bahwa tahun yang baru ini akan mengirimkan banyak kebahagiaan dan hal-hal baik lainnya.

“’Nirmala’ adalah lagu penuh harapan baik untuk memulai tahun yang baru dengan ketenangan, kebahagiaan dan kebersamaan. Konsep lagunya ingin menggambarkan hembusan angin segar”, tutur Neida.

Sama seperti lagu sebelumnya, “Nirmala” masih membawa musik dengan nuansa lantai dansa yang menyenangkan, namun kali ini dengan tempo yang sedikit berbeda dengan “Tentang Rindu”.

Petikan gitar akustik yang diiringi dengan sentuhan instrumen elektronik menjadi bintang utamanya kali ini, juga jangan lupakan karakter dan kekuatan vokal dari Neida sendiri.

Hadirnya Randy MP dari Parlemen Pop bisa jadi menjadi alasan mengapa musik dari “Nirmala” terdengar khas dengan sound-sound yang dihadirkan.

“Selalu kagum dengan pemilihan sound beliau dan sudah nyaman juga untuk bertukar pikiran. Demo kasarnya datang dari aku, lalu dipercantik lagi dengan sound-sound unik dari Randy”, lanjut Neida.

Setelah ini, akan ada EP yang dihadirkan oleh Neida yang di dalamnya juga memuat nomor-nomor terdahulu seperti “Lubuk Bicara”, “Yang Lalu Hanya Debu” dan “Tentang Rindu”.

 

Bersama HIVI!, sang vokalis juga sedang menggarap sebuah proyek bersama Gerald Situmorang, Ify Alyssa dan Sri Hanuraga. Proyek tersebut akan menghasilkan sebuah album kolaborasi berjudul Bermain Rintik di Musim Hujan yang juga akan rilis di tahun ini.


 

Penulis
Raka Dewangkara
"Bergegas terburu dan tergesa, menjadi hafalan di luar kepala."
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

Dari Ini Kisah Tiga Dara, Tatyana Akman Mantapkan Karier Solo

Single kedua Tatyana Akman nanti akan membawa nuansa seperti lagu tahun 1990-2000an yang diberi judul “Cool”, bernaung di bawah label musik Darlin’ Records.

Menelusuri Jejak Masuknya Musik Ska Di Jakarta

Alasan saya menulis buku ini karena tak menemukan bahasan musik ska lokal. Padahal lebih dari dua dasawarsa lalu di Tanah air antusiasmenya fenomenal