Ninety Horsepower Menutup Rangkaian Re: sign-gret-try dengan Single Retry

May 29, 2024

Ninety Horsepower resmi menutup rangkaian perilisan album mini Re: sign-gret-try lewat peluncuran single “Retry” hari Jumat (24/05). Sebelumnya, band sudah merilis 2 lagu berjudul “Resign” dan “Regret” sebagai pemanasan sang album.

Ninety Horsepower beranggotakan Ghina Salsabila (vokal, gitar), Wahyu Ramadhan (gitar), Irvanuddin Rahman (drum), dan KUNIO (bas). Di mana album mini Re: sign-gret-try merupakan jembatan mereka menuju peluncuran album penuh kedua.

“Semoga EP ini bisa mengobati kerinduan pendengar yang sudah lama menunggu rilisan kami dan bisa menjadi antisipasi buat album kedua Ninety Horsepower,” kata Ipang dalam siaran pers.

Album semula dijadwalkan beredar tahun 2022. Ghina beberapa tahun terakhir sempat mengisi kibor panggung The Adams sempat membuat perilisan album tertunda, sampai akhirnya ia hengkang dan fokus sama karier bandnya.  

“Sempat ada ide juga mau masukin ‘Resign’ dan ‘Regret’ ke dalam album kedua, tapi dalam penggarapannya, ternyata warna musik untuk lagu-lagu yang direncanakan untuk album kedua udah lumayan jauh dari ‘Resign’ dan ‘Regret’. Jadi diputuskan kita rilis lagu ‘Resign’, ‘Regret’, dan ‘Retry’ sebagai satu kesatuan dalam sebuah EP saja dulu,” ungkap Ghina.

Dalam menggarap album ini, band dibantu Vit Alian sebagai produser. Keterlibatan Vit dirasa Wahyu memantik rasa kreatif para personel dan sangat membantu melancarkan jalannya produksi.

Sambil menunggu kabar album kedua Ninety Horsepower, dengarkan album mini Re: sign-gret-try yang sekaligus menjadi awal kerja sama band dengan Blackbox Records di bawah ini.

 

Penulis
Gerald Manuel
Hobi musik, hobi nulis, tapi tetap melankolis.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

Dongker – Ceriwis Necis

Kalian tidak harus sependapat dengan saya, “Bertaruh Pada Api” adalah lagu punk rock yang menyayat hati. Dinyanyikan bersama kebanggaan dan keharuan seekor pecundang urban yang mengais harapan di antara luka kehancuran zaman. Lagu itu …

D’MASIV – 8

Dalam album 8, D’Masiv kembali ke warna yang sudah dikenal sebelumnya dan kali ini dengan pengaruh soft-rock dan pop-balada 80/90an yang jitu