PHI Eksklusif Feel Koplo: Simak 7 Video Klip dan Percakapan Rahasia dengan Kiwil

287
Feel Koplo
Feel Koplo / dok. Microgram

Sudah tahu kan, kalau Feel Koplo baru merilis mini-album berjudul A Culture A 6? Bersamaan dengan itu, duet Maulfi Ikhsan dan Tendi Ahmad juga mengunggah visualizer dari tiap lagunya di kanal YouTube mereka. Baru-baru ini, mereka juga meluncurkan MV dari single “Hura-Haru”, menampilkan Aurelia Vizal (@senjatanuklir) dan Herlambang Bayu Saputra (@b0tt0mbunk). Gokil!

Mungkin ada yang belum tahu, semua produk visual tersebut juga menjadi ajang pembuktian tim a r t Feel Koplo, yakni Wildan Sugara, yang akrab disapa Kiwil, dan M. Sabiq Hibatulbaqi.

PHI Eksklusif Microgram kali ini mengungkap percakapan rahasia, penuh misteri dan teori, dan tentunya aktual langsung dengan bapak Kiwil.

Mari kita simak bersama!

Akulturasik 

Kiwil: Ini lagu yang tujuannya menggambarkan keseluruhan mini-album. Jadi kalo aing mah mengompilasi apa yang udah dilakukan sebelumnya: pemandangan atau hal-hal domestik yang banal dan sering kita lihat sehari-hari.

Micro: Kalau videonya sendiri?

Kiwil: Pengennya ngasih liat sesuatu yang “Ih, kasian. Watir kieu! (Eh, kasihan gini!)” tapi di saat bersamaan “Ah, biasa aja, deng”. Kayak semua orang mengalami juga, gitu.

Gurita Kota [Feel Koplo Remix] 

Kiwil: Tadinya mau bikin looping doang. Tapi, ah, bosen. Jadi menginterpretasikan kata “Gurita” dan “Kota”. Gurita-nya jadi Davy Jones si bajak laut. Sedangkan, kalau Kota-nya luas, menceritakan si Davy ini dari awalnya di laut, jalanan, arena balapan, sampai ke pegunungan.

Angin Berderu Kencan 

Kiwil: Seakan-akan si Tendi dan Tempe (Feel Koplo) lagi nightlife gitu, hahahaha. Ilustrasi ini tu aing rasa pas dengan liriknya di mana ada laki-laki udah kebelet nyari pasangan, jalan jauh-jauh, sampai akhirnya kok “kasihan”, gitu. Gatau, kan, pada akhirnya perjuangan mereka dari Surapati ke Simatupang itu berhasil apa engga.

Hari Untukmu [Feel Koplo Remix] 

Kiwil: Itu teh si Bronn (kucing) lagi naik roket. Si Bronn mewakili hint buat yang berikutnya dari Feel Koplo.

Micro: Apa tuh?
Kiwil: Ya, yang berikutnya aja apapun itu. Hahahaha. Nah, kalau si roket mah mewakili si Rocket Rockers. Jadi si Bronn ceritanya lagi berjalan-jalan di awan bersama Rocket Rockers. Edan.

Baca juga:  Kelompok Penerbang Roket mempersembahkan “Roda Gila”, Eksklusif di Pop Hari Ini

Berdiri Teman [Feel Koplo Remix] 

Kiwil: Pernah ga kamu abis makan langsung disuruh berdiri? Pasti males, kan?

Micro: Hah? Gimana-gimana?

Kiwil: Tapi di sisi lain, support dari teman, tuh, sebenarnya ga harus sesuatu yang kamu lakukan. Orang kalau bilang “Semangat, ya!” itu kan ga berarti kamu harus tiba-tiba semangat. Nah, begitu juga di video ini. Abis makan nasi Padang bareng, disuruh “Berdiri Teman” ya mager soalnya kenyang. Tapi itu teh bentuk support.

Hura-Haru

Kiwil: Kalau 3D truk-nya itu sebuah ramalan, ya. Bahwa akan jadi nyata dalam waktu dekat, hahaha. Terus visual latar belakangnya, tuh, menggambarkan social commentary (Asik!). Itu, kan, tulisannya “Karnival Arena Bermain Anak”, tapi bangunannya sudah rusak, sudah ga ada bentuknya. Sama kayak sekarang, di mana taman bermain anak adalah digital yang udah ga ada bentuknya.

Hura-Haru 

Micro: Ada hubungannya ga visualizer sama MV-nya (Hura-Haru)?

Kiwil: Kalau di seni rupa mereka berdua ini series, lah, ibaratnya. Kegiatan di video ini tu mengilustrasikan yang kita alami sekarang. Orang-orang udah susah menemukan sekat batas antara bekerja, diri sendiri, dan istirahat. Batas itu tu mungkin ada, tapi hanya “plastik” , di mana maneh masih bisa lihat di sebelah lagi ngapain.
Micro: Jadi social commentary juga, nih?

Kiwil: Kalau social commentary, mah. Maneh perhatiin deh di situ ada anak ayam yang temenan sama mainan-mainan binatang, lagi nontonin catur putih lawan putih. Itu perbandingan buat kondisi kita. Anak ayam atau mainan kan ga tau catur itu apaan, gatau gimana perang, atau beradu argumen. Sedangkan pertandingan caturnya sendiri kita ga tau mana lawan atau kawan.

Micro: Maneh udah sebenci itu ama society, Wil?

Kiwil: Engga benci, lah. Moyok (Ngejek) aja.

Micro: Yeee… Sekarang gue tanya, kalau devil fruit (buah ibilis, dari One Piece) ada di dunia nyata, menurut kamu di Indonesia legal, ga?

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments