1523

PHI Kaleidospop: Cuplikan Promosi Band Indonesia 2018

ilustrasi: Rosyad A.

Dari masa ke masa promosi selalu punya cara dan tantangannya sendiri. Baik secara off-line maupun on-line. Media konvensional, layanan music streaming, sampai media social dapat digunakan, menawarkan tempatnya, mulai dari promosi yang berbayar hingga gratis. Promosi Band-Band Indonesia di 2018. Dulu sekarang promosi band selalu beda.

 

Public Space

Kios Ojo Keos. foto: Istimewa

Tahun ini Efek Rumah Kaca membuat Kios Ojo Keos, sebuah “ruang bersama untuk musik, buku, kopi, dan merchandise yang dikelola keluarga Efek Rumah Kaca”. Aktif mengadakan beragam acara, mulai dari seminar, talkshow, showcase, sampai dengan pameran seni rupa.

 

Tinder

Setelah sebelumnya Terapi Urine, band grindcore dengan durasi lagu-lagu satu menit ke bawah, meluncurkan full album di Instagram, satu lagu-satu post. Tahun ini giliran The Panturas memanfaatkan aplikasi kencan Tinder untuk merilis single-nya, “Queen of the South

 

Vlog

Vlog milik Soleh Solihun setidaknya Seringai dan The Upstairs tampil mempromosikan rilisan-rilisan mereka dengan wawancara panjang bersama Soleh Solihun dan ditonton banyak pemirsa.

Baca juga:  Adrian Yunan Tampil di Paris