Pop Talk – Pop (Art) Hari Ini

Jan 22, 2017

Tahun baru, resolusi baru! Atau ada yang mau memulai resolusinya tanpa ada resolusi! Pilihan kamu.  Apa yang biasanya paling sering menjadi resolusi? Makan lebih sehat tahun ini, olahraga lebih rutin, membaca buku, bertemu orang baru, turun berat badan, kulit lebih putih, punya pacar tahun ini, atau mungkin menikah tahun ini.  Tetapi obsesi yang ingin kita lakukan kadang lebih banyak dipengaruhi dari apa yang dipikirkan oleh orang lain di sekitar kita atau apa yang orang lain lakukan di sekitar kita, sehingga rasanya kok kita juga jadi harus seperti itu. Menjadi penting (rasanya) untuk bisa seperti mereka, atau memenuhi (tuntutan) mereka.

Ada satu seniman pop art kelahiran Pakistan yang kini tinggal di Kanada, mencoba mendobrak stereotype perempuan di Asia. Namanya Maria Qamar, di akun instagramnya @hatecopy, ia menampilkan artwork tentang obsesi masyarakat terhadap kecantikan dan perempuan, dengan canda dan sensitivitas. Dengan followers-nya yang semakin bertambah, tahun kemarin Qamar menggelar pameran untuk karya-karyanya. Mungkin karyanya lebih ditujukan untuk latar belakang Asia Selatan, tapi coba lihat, mungkin kamu juga merasakan hal yang sama.

  1. Memakai pakaian yang sama?
1. Dok. @hatecopy.jpg

Dok. @hatecopy

2. Handal untuk perawatan kulit, rambut, bahkan untuk pencernaan dan kekebalan tubuh.. tapi untuk hubungan kamu?

2. Dok. @hatecopy.jpg

Dok. @hatecopy

3. Kumis tipis? Bukan masalah, PD saja!

3. Dok. @hatecopy.jpg

Dok. @hatecopy

4. Untuk yang ingin lebih putih “alami”

4. Dok @hatecopy.jpg

Dok. @hatecopy

5. Kapan kamu menikah? Punya pacar saja belum…

5. Dok. @hatecopy.jpg

Dok. @hatecopy

6. Masihkah kamu memikirkannya setiap hari?

6. Dok @hatecopy.jpg

Dok. @hatecopy

Teks oleh Aisyah Iskandar

Penulis
Pop Hari Ini

Eksplor konten lain Pophariini

25 Tahun Pandawa Lima: Puncak Abadi Para Dewa

Pandawa Lima, album studio keempat Dewa 19 ini bahkan mengalahkan album Bintang Lima yang jauh lebih mengkilap angka penjualannya

Pergumulan Tanayu di Materi Terbaru

Sebenarnya, Tanayu sudah mulai menggarap lagu ini sejak tahun 2019 lalu. Namun, lagi-lagi situasi pandemi menjadi penghalang untuk melanjutkan prosesnya.