Refo Dan Fauna Memuji Semua Manusia “Kamu Sexy”

Jan 5, 2022

Refo Ramadhan atau dikenal dengan nama panggung Refo Dan Fauna merilis single terbaru, “Kamu Sexy” pada 24 Desember 2021 lalu. Durasi lagunya masih sama seperti single-single yang sudah beredar, tak sampai 2 menit kecuali “A.I.B: Aku Ingin Bahagia” dan “Aku Suka Korea”.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Refo dan Fauna (@refodanfauna)

Tak ada alasan khusus juga mengapa semua lagu yang dituliskan Refo selalu berbahasa Indonesia. Meskipun single barunya ini menggunakan kata “sexy” bukan “seksi”. Ia ingin memberikan pesan, bahwa semua manusia itu seksi.

“Lagu ini terinspirasi dari kamu, kamu, dan kamu seorang. Kenapa aku pakai bahasa Indonesia, supaya lagu ini mudah dipahami dan pesannya sampai ke kamu [tertawa],” kata Refo dalam siaran pers.

“Kamu Sexy” disebut lagu pop meme karena Refo merasa bosan dengan hal-hal yang serius. “Kalau ditanya kenapa pilih jalur komedi kayak gini, ya karena jalur SNMPTN belum dibuka,” canda Refo yang juga berprofesi sebagai sound engineer ini.

Sejak hadir dengan single perdana berjudul “Kesapian” di tahun 2019, Refo mengeksplorasi genre musik seperti downtempo, R&B/soul, hip-hop/rap, comedy, pop, dan indie pop untuk lagu-lagunya.

Di single kedua belas, Refo mengaku banyak terinspirasi dari karya musik milik D’Angelo, Kenny G, dan George Michael. “Aku suka banget lagu-lagu R&B/Jazz Sensual dari era 90-an yang seksi dan pakai instrumen saksofon,” ungkapnya.

Lagu ini turut menampilkan Gavendri sebagai vokal pendukung. Namun, proses penggarapan dari mulai nada, lirik, produksi musik, hingga mixing dan mastering-nya tetap dikerjakan oleh Refo sendiri.

Setelah single terbaru diperdengarkan, Refo Dan Fauna berencana untuk bisa menghasilkan album yang masih belum pasti kapan beredarnya dengan alasan yang cukup menggelitik, “Komputernya masih rusak tersiram air dan belum diperbaiki”.

 

Penulis
Pohan
Suka kamu, ngopi, motret, ngetik, dan hari semakin tua bagi jiwa yang sepi.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

25 Tahun Pandawa Lima: Puncak Abadi Para Dewa

Pandawa Lima, album studio keempat Dewa 19 ini bahkan mengalahkan album Bintang Lima yang jauh lebih mengkilap angka penjualannya

Lanjutkan Euforia, WSATCC Rilis Film 2020

Bekerja sama dengan Plaingsong Live, di awal tahun ini album 2020 dihadirkan oleh WSATCC dalam sebuah format film berdurasi 42 menit.