101

Resensi: Lightcraft – Us Is All

Artist: Lightcraft
Album: Us is All
Label: Lightcraft
Peringkat Indonesia: 7/10

Rekaman indie-rock atmosferik skala panggung besar yang layak didengar

Menjadi band yang sering naik-turun panggung di festival-festival di luar negri adalah sebuah keuntungan bagi Lightcraft. Bagaimana festival di luar negri telah membentuk mereka menjadi sebuah band yang utuh secara musik juga kemasan performance.  Ironisnya, diapresiasi audiens di luar lebih baik ketimbang di rumahnya sendiri.

Menyedihkan? Tidak juga karena menurut saya tidak ada batasan untuk bagaimana band membawa musiknya. Sekali musik dibuat, apalagi sudah diunggah untuk didengarkan oleh dunia via layanan musik digital, maka musik adalah milik semua orang.

Baca juga:  Resensi: Elephant Kind – The Greatest Ever

Hal ini malah sebuah keuntungan bagi band sekelas Lightcraft yang memang sedari awal memilih untuk menulis lagu-lagu mereka dalam bahasa Inggris, bahasa universal yang dipahami oleh seluruh pendengar musik dari belahan dunia manapun. Alasan ini yang lantas mengusir kegelisahan terlebih menyarankan band ini untuk menulis lirik dengan bahasa Indonesia.

Pasar bisa diciptakan dan pasar Lightcraft adalah pendengar musik dunia, dari Jepang, Rusia, Korea Selatan, mereka yang menunggu Lightcraft dalam perhelatan festival musik di negara-negara yang akan dikunjunginya minimal setahun sekali. Jika panggung telah mereka taklukan, yang lantas menjadi pe-er besar adalah bagaimana mempertahankan atau meningkatkan mutu rekaman musik mereka dari album ke album.