Rock In Celebes Hadirkan Program Lanjutannya!

Jan 4, 2022

Masih ada kejutan dari gelaran Rock In Celebes (RIC) di tahun ini. Setelah mengakhiri rangkaiannya di tanggal 19 Desember lalu, keseruan lanjutan dari mereka belum berhenti sampai di situ saja.

Adalah Ride In Celebes, sebuah program pengarsipan dan dokumentasi yang kembali dihadirkan oleh mereka setelah sebelumnya dibawa di tahun 2020. Ditayangkan melalui website resmi dari RIC, tahun ini judul program diperpanjang menjadi Ride In Celebes: Legacy Extended yang membawa beberapa program spesial di dalamnya, merangkum dua belas tahun perjalanan gelaran tersebut.

Empat program spesial hadir dalam Ride In Celebes: Legacy Extended. Keempatnya adalah Ride Museum, Ride Show, Ride Talks dan Ride Cinema.

Untuk Ride Museum, program ini adalah sebuah museum interaktif yang juga melibatkan kerja sama dengan Siasat Partikelir dan Uvisual. Dua belas tahun perjalanan RIC digambarkan dengan ragam visual menarik dengan format-format yang berbeda, dibagi menjadi beberapa segmen dan tahun.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Rock In Celebes (@rockincelebes)

Sementara untuk Ride Show sendiri, merupakan sebuah rekaman pertunjukan musik dari edisi tahun 2021 yang menampilkan nama-nama dari Kota Makassar, yakni Irfan Aziz, Senjanada, Akbar Mandela, Arief S. Pramono dan Natison.

Tidak hanya rekaman pertunjukan musik, karena juga ada rekaman dari talkshow tematik seputar sang gelaran dengan narasumber yang sudah tidak diragukan lagi kapabilitasnya. Sebut saja Hardinansyah Putra Siji selaku pendiri dari Rock In Celebes, Anwar Jimpe Rachman yang menulis buku Rock In Celebes, juga beberapa nama lainnya.

Untuk program terakhir, yakni Ride Cinema, sebuah video dokumenter yang digarap bersama Mukata (kolektif asal Makassar) dipersembahkan.

Semua program dari Ride In Celebes: Legacy Extended sudah bisa disaksikan melalui website resmi dari Rock In Celebes.


 

Penulis
Raka Dewangkara
"Bergegas terburu dan tergesa, menjadi hafalan di luar kepala."
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

25 Tahun Pandawa Lima: Puncak Abadi Para Dewa

Pandawa Lima, album studio keempat Dewa 19 ini bahkan mengalahkan album Bintang Lima yang jauh lebih mengkilap angka penjualannya

Pergumulan Tanayu di Materi Terbaru

Sebenarnya, Tanayu sudah mulai menggarap lagu ini sejak tahun 2019 lalu. Namun, lagi-lagi situasi pandemi menjadi penghalang untuk melanjutkan prosesnya.