Satine Zaneta Ajak Beristirahat Sejenak di EP Debut

Berangkat dari ragam pengalaman yang pernah dilalui dalam beberapa tahun ke belakang, Satine Zaneta merangkumnya dalam sebuah EP debut berjudul Tentang Waktu.
Mengenai hadirnya judul EP tersebut, Satine mengungkapkan bahwa judul tersebut bisa menggambarkan mengenai keseluruhan materi serta cerita di dalamnya.
“Most of the songs berhubungan dengan waktu, karena aku sadar hampir seluruh kejadian dalam hidup kita ditentukan oleh waktu. Sepertinya, Tentang Waktu adalah judul yang tepat untuk keseluruhan debut mini albumku ini”, terang Satine.
Dirilis pada 22 September lalu, ada lima nomor yang dibawa oleh Satine, termasuk “Pada Waktunya” yang dirilis lebih dulu pada penghujung tahun 2021. Empat nomor lainnya adalah “Tamu”, “Salah Waktu”, “Laut” dan “Langit”.
Lima nomor tersebut merangkum berbagai cerita, mulai dari perjalanan menerima diri sendiri, sosok yang hadir di saat yang tidak tepat, hingga indahnya perasaan jatuh cinta.
Spesial untuk nomor “Tamu”, karena selain dengan sebuah videon lirik, nantinya nomor tersebut akan turut dihadirkan dalam format video musik dengan konsep film pendek.
Melalui EP ini, Satine berharap bahwa pendengarnya bisa beristirahat sejenak dari cepatnya alur kehidupan, mengingat kembali ragam momen berkesan, hingga akhirnya siap untuk berjalan kembali ke depan.
Tentang Waktu, EP debut dari Satine Zaneta sudah tersedia di berbagai platform.
Bicara mengenai sosok solois belia ini, ia memulai kiprahnya di pertengahan tahun 2021 lalu dengan “Utuh”, sebuah single yang ditulis oleh sang ayah, Abimana Aryasatya bersama Ario Bayu.
Pada perjalanannya, single tersebut juga mendapat kesempatan untuk menjadi soundtrack dalam film Virgo and The Sparklings yang juga diperankan oleh Satine.

Eksplor konten lain Pophariini
- #hidupdarimusik
- Advertorial
- AllAheadTheMusic
- Baca Juga
- Bising Kota
- Esai Bising Kota
- Essay
- Feature
- Good Live
- IDGAF 2022
- Interview
- Irama Kotak Suara
- KaleidosPOP 2021
- KALEIDOSPOP 2022
- KALEIDOSPOP 2023
- KALEIDOSPOP 2024
- Kolom Kampus
- Kritik Musik Pophariini
- MUSIK POP
- Musisi Menulis
- New Music
- News
- Papparappop
- PHI Eksklusif
- PHI Spesial
- PHI TIPS
- POP LIFE
- Review
- Sehidup Semusik
- Special
- Special Video
- Uncategorized
- Videos
- Virus Corona
- Webinar
6 Album Indonesia dengan Bas Terlegit Favorit Ginda Bestari
Pada Jumat (14/02), kami menghadiri D’Addario Event Launch di Mall of Indonesia, Jakarta Utara. Acara tersebut dimeriahkan oleh sederet gitaris dan bassist ternama Indonesia. Salah satu yang namanya tak asing lagi adalah Ginda Bestari. …
Wawancara Eksklusif Teenage Death Star: Mengajak 12 Musisi ke Taman Bermain Thunder Boarding School
Teenage Death Star rilis album! Rasanya kalimat itu sendiri sudah jadi berita yang menarik bagi para pegiat musik lokal. Pasalnya, band ini hanya memiliki satu album penuh bertajuk Longway to Nowhere sejak terbentuk tahun …