Semangat Sepenuh Hati YoRI di Single Kedua

Nov 25, 2022

Setelah memutuskan untuk menjajal kiprah sebagai solois dan memperkenalkan single debutnya di bulan Maret silam, kini YoRI melanjutkan langkahnya tersebut dengan “Ripple”, single keduanya.

Dirilis secara luas pada hari Senin (21/11), “Ripple” tak hanya sekadar menjadi single kedua bagi YoRI, karena nantinya single ini bersama “Unlock” akan masuk ke daftar lagu di album perdananya yang dijadwalkan hadir di pertengahan tahun 2023 mendatang.

Rentang waktu yang cukup panjang dari hadirnya single pertama dan kedua ini memang disebabkan oleh kesibukan YoRI di luar dunia musik, tepatnya kesibukan di proyek karakter virtualnya serta berbagai kegiatan sebagai streamer.

“Lagu ini sebetulnya ditargetkan untuk dirilis pada bulan Juli 2022, namun tertunda lantaran YoRI yang juga sibuk merilis project character virtualnya yang bernama Aure Miya. Aure Miya sendiri sebelumnya sudah diperkenalkan pada saat debut penampilan solo YoRI pada Februari silam namun baru aktif melakukan streaming sebagai vtuber pada awal September 2022 lalu”, sebagaimana yang dikutip dari rilisan pers.

YoRI, 2022 / Dok. Istimewa

Jika pada “Unlock” ia bernyanyi dalam dua bahasa, maka “Ripple” saat ini hanya dirilis dalam bahasa Indonesia saja. Meski begitu, sang solois tidak menutup kemungkinan untuk merilisnya dalam bahasa lain.

Tema besar dari single kedua YoRI ini adalah berputar di kisah harapan seseorang yang tengah berjuang di antara keterbatasan dan kekurangan, yang berujung kepada sebuah pesan semangat untuk tetap melangkah di situasi pelik tersebut.

Proses penggarapannya sendiri cukup sulit, bagaimana ia mengaku bahwa dirinya sempat menangis saat melakukan rekaman.

“Ini adalah lagu pertama yang aku nangis saat rekaman, karena ada beberapa part yang aku kesulitan (menyanyikannya) dan kalau aku enggak bisa membawakan lagu ini dengan menarik nanti bisa jadi (lagunya) terdengar tidak menyenangkan”, tutup YoRI.

Selain “Unlock” dan “Ripple”, album perdana sang solois berusia 16 tahun ini akan berisi enam single lainnya yang bernuansa aransemen lagu-lagu Jepang.


 

Penulis
Raka Dewangkara
"Bergegas terburu dan tergesa, menjadi hafalan di luar kepala."
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

“ISKAASHI”, Harmonisasi Semiotika dan Iga Massardi

Mengingat kembali kiprah Semiotika dan Iga Massardi, di tahun 2021 silam mereka merilis sebuah rilisan penuh yang tanggal perilisannya cukup berdekatan.

Ditolak, Ini Kronologi Gugatan Musica Studios Ke MK

Gugatan Musica Studios terkait uji materiil terhadap Pasal 18, 30, dan 122 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta ditolak Mahkamah Konstitusi