Soundrenaline: Sesuatu yang Timeless

Aug 23, 2019

Jumpa pers Road to Soundrenaline digelar pada hari Minggu, 18 Agustus 2019 di Gaia Cosmo Hotel, Yogyakarta. Telah hadir Widi Puradiredja selaku kurator musik Soundrenaline 2019 dan Farid Stevy mewakili FSTVLST yang kembali masuk barisan line up.

Bukan perkara mudah menentukan siapa saja penampil di panggung Soundrenaline. Widi mengatakan bahwa Indonesia memiliki banyak musisi yang berbakat. Ia sempat dilema menentukan siapa yang sesuai dengan tema tahun ini.

Suasana Prescon Road To Soundrenaline / Pohan

Penyebaran karya musik era ini lebih mudah dengan adanya bantuan layanan musik streaming maupun media sosial. Sehingga pendengar memiliki selera musik yang bermacam-macam. Bahkan, mungkin bisa berubah setiap saat.

Memasuki usia ke 17, Soundrenaline ingin memberikan sesuatu yang timeless. Menurut Widi, salah satu faktor terpenting adalah musisi punya live performance yang kuat. Hal ini demi menghindari yang namanya fake sound. Ia mencari yang punya energi luar biasa. “Teknis semua pasti udah pasti hafal. Mentalnya ketemu Soundraneline punya aura berbeda” kata Widi.

Farid dan Widi / Pohan

Soundrenaline 2019 akan menjadi kali ketiga bagi FSTVLST. Vokalis Farid Stevy menganggap tata kelola Soundrenaline terbukti beres. “Perasaan kami sebagai musisi yang diajak untuk perform di Soundrenaline tentu saja ini salah satu kebanggaan,” ungkap Farid.

Road to Soundrenaline keliling 19 kota termasuk Jakarta 23 dan 24 Agustus 2019 di Gandaria City Hall. Pembelian tiket Soundrenaline 2019 bisa dilakukan via www.soundrenaline.id. Tiket yang tersedia Normal seharga Rp 375rb dan Camp Rp 1,5jt.

Penulis
Pohan
Suka kamu, ngopi, motret, ngetik, dan hari semakin tua bagi jiwa yang sepi.

Eksplor konten lain Pophariini

Dead Bachelors ‘Reuni’ di Single Terbarunya

Yang satu ini, bisa dibilang sebagai sebuah kejutan yang menyenangkan bagi duo Narendra Pawaka dan Mario Pratama yang tergabung dalam unit Dead Bachelors.

20 Tahun Album Padi, “Sesuatu Yang Tertunda”

Di umurnya yang sudah dua dekade, Sesuatu Yang Tertunda milik Padi masih tetap menjadi sesuatu yang indah.