Themilo Awali 2021 dengan Let Me Begin

• Jan 10, 2021

Themilo akhirnya meluncurkan album Let Me Begin via layanan musik streaming pada hari Sabtu (09/01) lalu. Sesuai janji mereka, menyusul rilisan Photograph yang lebih dulu beredar pada bulan Desember lalu.

Themilo Merilis Ulang Dua Album Mereka Dalam Format Digital

Jika bicara mengenai album Let Me Begin, album ini pertama kali beredar dalam format kaset (2002), dan repackaged dirilis pada tahun 2003 yang menjadi momen penambahan personel yaitu Krucil menggantikan Cori pada drum serta Unyil mengisi keyboard.

Let Me Begin, adalah album perdana Themilo yang melewati proses mendebarkan. Ajie Gergaji bersama personel lainnya merekam semua lagu selama sepuluh bulan di studio Violet, Bandung.

Menurut Ajie, album ini penuh dengan cerita yang sebenarnya bikin miris di hati. Namun, hasilnya justru meyakinkan.

“Jika kamu pikir Themilo merekam album ini dengan lancar jaya dan bahagia, hentikan itu segera,” kata Ajie dalam siaran pers.

Album penuh kenangan yang tak terlupakan. Saat itu The Milo percaya diri karena studio rekaman tersebut milik teman mereka. Ekspetasinya, proses produksi bakal dikawal sound engineer yang mumpuni.

“Ngobrol sana-sini ternyata operatornya pun masih belajar dengan software Pro Tools. Alhasil, kami semua belajar bersama Pro Tools di dalam studio [tertawa],” kenang Ajie.

Bukan cuma menyambangi studio setiap hari, Themilo harus menunggu sang operator selesai bekerja tiap mau merekam.

“Setiap hari. Selepas magrib sampai sebelum subuh baru pulang. Kalau dipikir-pikir entah kok kami bisa rekaman tanpa jatuh sakit hahahha,” tambah Ajie.

Belum lagi hal tak terduga lain seperti Ajie kerap menggantikan posisi operator studio yang kelelahan. Ia turun tangan mengatur channel kompresor/limiter.

Jerih payah Themilo 19 tahun yang lalu kini sudah bisa didengarkan tanpa membolak-balikkan kaset sisi A dan sisi B. Sisi A, adalah lagu-lagu terawal The Milo dan sisi B adalah lagu-lagu terakhir dibuat menjelang perilisan.

6 Album Musik Keren Ini Dirilis Ulang dalam Format Digital

Menurut Ajie, lagu “Malaikat” termasuk lagu terawal. Ia awalnya mau siapkan untuk Cherry Bombshell. Beberapa nama yang ikut berkontribusi di album ini antara lain Sir Dandy, Alvin Yunata (Teenage Death Star), dan Alexandra J. Wuisan (Sieve).

Mari dengarkan secara penuh di bawah ini:

Penulis
Pohan
Suka kamu, ngopi, motret, ngetik, dan hari semakin tua bagi jiwa yang sepi.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

PHI Tips: Memilih ‘Abang-abangan’ Skena Panutan

Sosok abang-abangan skena penting untuk kehidupan bermusikmu. PHI Tips kali ini membantu kalian memilih kriteria abang-abangan skena yang bisa jadi panutan. 

PHI Eksklusif Mempersembahkan: TADI IKS Live Session

TADI adalah duo musik ambisius dari Indonesia yang membuat musik mereka dengan bereksperimen dengan hal-hal yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari personilnya. Paparan yang beragam terhadap seni dan budaya memicu pikiran kreatif mereka, mulai dari perancang busana seperti Fujiwara Hiroshi hingga band jazz eksperimental seperti Hiatus Kaiyote.