1116

Tolong, Mainkan Lagu Ini: 8 Harta Karun Netral

foto: dok. NTRL

Membicarakan ultah band atau kapan pastinya sebuah band berdiri menjadi permasalahan klasik, sesuatu yang mungkin saja ‘penting gak penting’ bagi mereka. Semua band mesti bingung jika ditanyakan kapan resminya band ini berdiri atau berapa tahun usia band ini. Band sebesar NTRL adalah salah satunya.

Meski belum telat, netral – yang kini berubah menjadi NTRL – baru saja merayakan hari jadinya, persis hari ini pada 11 November. Tulisan ini berawal dari sebuah percakapan saya dengan Bagus Dhanar Dhana, vokalis NTRL yang akrab disapa om Bagus, pada suatu siang di sela-sela soundcheck band ini untuk sebuah acara rock di penghujung tahun Oktober 2015 bertempat di Lapangan Parkir stadion Kolam Renang Senayan.

“Mengapa Netral jarang membawakan lagu-lagu lamanya seperti “Walah”, “Pelangi”, “Desaku” atau yang lainnya?”  tanya saya. 

“Masalahnya begini, kami sih oke-oke aja bawain lagu yang lama, bahkan kami pengen banget. Namun banyak fans yang nggak ngerti, ketika kami bawain lagu “Walah”, apalagi
“Pelangi”. Fans-fans seperti lo (ketika itu saya menyebutkan tentang betapa 3 album Netral pertama, sangat mempengaruhi kehidupan bermusik saya), itu gue yakin nggak banyak ketimbang Netralizer (fans Netral-red) yang ada sekarang, yang rata-rata masih usia muda,” aku om Bagus.

Baca juga:  Kacamata Gaya Musisi Indonesia