Tulus Memvisualisasikan Kisah “Hati-Hati di Jalan”

Tulus baru saja mempersembahkan video musik terbaru “Hati-Hati di Jalan” dari album terbarunya, Manusia (10/04). Video ini langsung masuk catatan trending di YouTube karena berhasil mencetak lebih dari 1 juta penonton dalam waktu satu hari semenjak dirilis.
Selain kesuksesan tersebut, beberapa hal menjadi perhatian saya. Pertama, ketika Tulus mewujudkan liriknya dalam bentuk visual dari peribahasa “Asam di gunung, garam di laut, bertemu di belanga”. Ada suasana lautan dan gunung di video, untuk tetap mendukung ingatan para pendengar yang masih terus terngiang akan lagunya.
Kedua, hal yang juga menyita perhatian. Hadirnya dua sosok menggunakan kostum warna yang berbeda memeragakan bagaimana pertemuan dan perpisahan adalah sesuatu yang tak pernah bisa dihindari dalam sebuah hubungan. Kira-kira begitu. Binar mata masing-masing terlihat basah memendam kesedihan.
Terakhir, mobil Volkswagen Safari di dalam videonya tak kalah menarik untuk mewakili hati yang lembap. Video juga melibatkan nama yang tak asing, sosok yang biasa bekerja sama dengan Tulus, Davy Linggar yang tertulis sebagai Direktur Kreatif bersamanya.
Apakah video musik “Hati-Hati di Jalan” mampu mengalahkan 52 juta penonton video liriknya yang diunggah sebulan yang lalu? Selamat menonton.

Eksplor konten lain Pophariini
- #hidupdarimusik
- Advertorial
- AllAheadTheMusic
- Baca Juga
- Bising Kota
- Esai Bising Kota
- Essay
- Feature
- Good Live
- IDGAF 2022
- Interview
- Irama Kotak Suara
- KaleidosPOP 2021
- KALEIDOSPOP 2022
- KALEIDOSPOP 2023
- KALEIDOSPOP 2024
- Kolom Kampus
- Kritik Musik Pophariini
- MUSIK POP
- Musisi Menulis
- New Music
- News
- Papparappop
- PHI Eksklusif
- PHI Spesial
- PHI TIPS
- POP LIFE
- Review
- Sehidup Semusik
- Special
- Special Video
- Uncategorized
- Videos
- Virus Corona
- Webinar
BATDD Asal Tangerang Menandai Kemunculan Lewat Album Mini Tamasya Dibuka
Band baroque pop asal Tangerang bernama BATDD (Bimbingan Anak Tersiap Di Dunia) resmi merilis album mini perdana berjudul Tamasya Dibuka hari Jumat (21/03). Album ini merupakan perwujudan dari kekaguman band pada musik. …
El Ladala Asal Rimbo Bujang Ajak Pendengar Mencintai Takdir di Album Kedua
Setelah merilis album perdana Menembus Batas tahun lalu, kini band asal Rimbo Bujang, Jambi bernama El Ladala melanjutkan perjalanan bermusik dengan melepas album penuh kedua dalam tajuk Metamorfati tanggal 2 Februari lalu. …