Wawancara Khusus Nadin Amizah: Hidup Aku Tidak Hanya untuk Bernyanyi

• Nov 26, 2020

Nadin Amizah siap mempertunjukan album perdana Selamat Ulang Tahun secara komplet dalam konser virtual bertajuk sama hari Jumat, 27 November 2020 mulai pkl 20.00 WIB.

Pelaksanaan konser ini kesempatan Nadin membawakan sepuluh lagu dari album. Album yang memiliki tema besar kegelisahan, kebingungan, kesoktahuan, dan kebahagiaan berbaur masa pendewasaan.

Konser ‘Selamat Ulang Tahun’ hasil kerjasama Sorai, tap projects, Studiorama dan Sounds From the Corner. Suguhan audio visual yang disuguhkan menghubungkan Nadin dan penonton.

Pemilihan lokasi syuting konser ini turut berperan dalam membangun identitas konser. Tak asyik sendirian, Nadin mengundang dan mengajak musisi lain untuk terlibat.

Konser menyediakan tiga kategori tiket antara lain Kau pun Tersenyum dan Menjadi Sembuh gratis totebag atau masker namun sudah terjual habis. Kini tersisa Seperti Landak Rp 65 ribu yang bisa dibeli melalui Loket.com.

Sebelum duduk manis menonton Nadin beraksi. Cek wawancara khusus berikut ini:

 

Bagaimana persiapan konser Selamat Ulang Tahun 27 November nanti?

Jadi, sebenarnya sih konser ini kan harusnya diadain bukan di saat pandemi. Jadi ide awalnya adalah ya konser biasa saja gitu. Tapi ternyata di saat pandemi ini kita harus push through untuk bisa bikin ide baru. Bisa bikin imajinasi baru, dan akhirnya aku dan tim dari Sorai, SFTC (Sounds From The Corner), dan Studiorama, kita brainstroming. Akhirnya, kita bisa bikin sebuah key visual yang selama ini tuh sebenarnya sudah aku mimpi-mimpiin.

Tapi aku nggak pernah nyangka bisa jadi kenyataan karena tadinya aku pikir, okay, this is not something that is easy to do. Tapi ternyata, dari tim SFTC dan Studiorama, mereka mengiyakan, mereka berani. Jadi, kita lakukan waktu itu kita sudah syutingnya karena ini bukan konser live. Lalu, saat ini kita masih dalam tahap masih cek-cek saja sih. Sudah tahap revisi dan tahap-tahap sudah akhir banget sih sebenarnya karena ini kan sebentar lagi, sudah mau konsernya kan. Sekarang ini ada di tahap mempersiapkan mental kayaknya.

Setelah preview hasil syutingnya, apa seperti yang dibayangkan?
Sudah, sangat.

Apa yang berbeda dari visual dan musiknya?
Nah, kemarin itu waktu awal aku sudah berbicara sama tim kreatif aku, sama tim musik aku. Kita setuju bahwa di konser Selamat Ulang Tahun ini, karena ini adalah konser pertama aku banget, dan ini adalah album pertamaku, jadi nggak akan ada perubahan yang signifikan sebenarnya perihal musik dan lagu, akan percis seperti di album.

Pernah terbayang nggak sebelumnya harus mengadakan konser album pertama namun virtual seperti ini?
Seperti yang tadi aku bilang, sebenarnya kan ini dikerjakannya bukan pas lagi pandemi ya. Tapi kan wallahu a’lam, ternyata terjadi pandemi. Kita masih punya target bahwa kita bikin konser tahun ini karena itu sebuah keinginan dari aku sendiri. Kalau terbayang atau enggak, tentu enggak. Terbayang akan ada pandemi saja kan enggak sebenarnya. Ternyata setelah dibantu sama tim Sorai, dari tap projects juga, Studiorama, SFTC, kita brainstorming. Ternyata, ini semua tuh do-able, semuanya bisa dilakukan, semuanya mungkin, dan malah jadinya kita bisa lebih kreatif sih kalau dalam sisi visualnya dibandingkan dengan konser off-airnya.

Menurutmu, pencapaian apa yang bisa didapat setelah mengadakan konser tunggal virtual ini?

Kalau pencapaian sih, aku tuh bukan tipe penyanyi yang punya goals specific. 

Untuk di album ini saja album Selamat Ulang Tahun dan lagu “Bertaut” masuk nominasi AMI. Itu adalah sesuatu yang tidak kami prediksi atau harap-harapkan. But it happens, dan kita sangat bahagia terhadap itu.

Sama seperti hal di konser ini juga. Waktu awal itu, aku ngobrol sih sama manajer aku. Dia bilang, dia punya target untuk penontonnya. Aku dari awal sudah bilang, “no way, nggak mungkin bisa”. Tapi ternyata sampai saat ini tanggal 21 kita mengadakan interview ini, ternyata sudah tinggal sedikit lagi mencapai target itu, dan itu bukan sesuatu yang aku duga-duga.

Soalnya, aku mikir ini konser pertama dan ini virtual, ternyata orang-orang mungkin menantikan, dan mereka mungkin penasaran, Alhamdulillahnya.

1
2
3
4
5
6
Penulis
Pohan
Suka kamu, ngopi, motret, ngetik, dan hari semakin tua bagi jiwa yang sepi.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

PHI Tips: Memilih ‘Abang-abangan’ Skena Panutan

Sosok abang-abangan skena penting untuk kehidupan bermusikmu. PHI Tips kali ini membantu kalian memilih kriteria abang-abangan skena yang bisa jadi panutan. 

.Feast dan Narasi Multisemesta Terbarunya

Nampaknya dalam waktu dekat ini .Feast akan segera merampungkan perjalanan dari album kedua mereka, Membangun dan Menghancurkan. Hal tersebut diperjelas di hari Senin (21/06) lalu, ketika .Feast resmi mempersembahkan deretan akun Instagram yang masing-masing …