16 Pertanyaan: Tanya Ditaputri “FLEUR!”

Mar 21, 2021
16 Pertanyaan: Tanya Ditaputri “FLEUR!”

Band yang dihuni semua personelnya perempuan masih terhitung jari. Salah satunya, ada FLEUR! beranggotakan Tanya Ditaputri, Tika Pramesti, Yuyi Trirachma. Sebelum menggunakan nama FLEUR! mereka lebih dikenal dengan nama Flower Girl, yang kerap membawakan repertoar lagu-lagu band perempuan legendaris Indonesia, Dara Puspita.

Setelah berganti nama dengan FLEUR! mereka merilis single “Merona”, “Muka Dua” dan “Lagu Lama”. Dan kemudian merilisnya ke dalam format kaset terbatas dengan judul self-titled Februari lalu.

Kabar baik lainnya, FLEUR! juga mempersiapkan kolaborasi dengan beberapa band namun belum bisa dibocorkan siapa. Album penuh mereka pun diharapkan bisa beredar 2021 ini. Sambil menunggu, simak bincang-bincang kami saat menghubungi vokalis sekaligus gitarisnya, Tanya Ditaputri untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari Pophariini berikut ini:

 

Apa lagu yang membuat kamu tertarik bermain gitar dan bernyanyi?

“Bittersweet Bundle of Misery” – Graham Coxon.

Di mana tempat yang paling aman untuk bersembunyi dari ketakutan?

Dalam lemari, kolong meja, bawah wastafel.

Kalau lagi kepepet, kamu tipe yang fight atau flight

Fight.

Menurut kamu apa ujian terberat perempuan dalam hidupnya?

Kalau anaknya pembangkang.

Berapa lama durasi nangis terpanjang kamu?

2 hari.

Sebutkan tiga gitaris Indonesia yang menurut kamu skill– nya tingkat dewa! 

Alip, Ba, Ta.

Kamu pilih warna foto B&W atau sepia?

B&W.

Aplikasi yang terakhir kamu download di handphone?

Binance.

Sesuatu yang pengin diubah dari diri kamu?

Phobia cicak.

Berenang di kolam atau laut?

Ndak dua-duanya.

Sebut satu hal yang benar-benar membuat marah! 

Kejatuhan cicak.

Siapa pahlawan dalam hidup kamu?

Ibuku.

Fakta penting tentang diri kamu yang orang lain nggak tau?

Ndak bisa naik sepeda.

Apa menurut kamu uang itu penting?

Penting.

Kamu ngerasa diri kamu tipe anak rumahan atau anak nongkrong?

Anak nongkrong.

Orang yang selalu kontak batin saat kamu bersedih?

Ibuku.

____

Penulis
Pohan
Suka kamu, ngopi, motret, ngetik, dan hari semakin tua bagi jiwa yang sepi.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

Nostalgia Semu: Alasan Tembang Lawas Bisa Dinikmati Generasi Kami

Mengapa saya kelahiran 1999 yang nggak pernah merasakan euphoria trio Warkop DKI tayang bisa menikmati musik era-sebelum-saya-lahir itu

Tamasya Kota: Ujung Penantian Kolaborasi Jon Kastella dan Pusakata!

Hari Jumat (30/07) lalu, Jon Kastella dan Pusakata resmi mempersembahkan “Tamasya Kota”, sebuah tembang kolaborasi yang sudah digarap sejak dua tahun lalu.