5 Band Indonesia Favorit Fiersa Besari

Aug 26, 2023

Sejak muncul dengan album perdana 11:11, Fiersa Besari menjadi salah satu musisi solo yang bisa diperhitungkan. Begitu pula saat album keduanya, Tempat Aku Pulang rilis 2 tahun setelah itu menghadirkan banyak hit, antara lain “Waktu Yang Salah”, “Celengan Rindu”, dan “April”.

Penyanyi dan penulis lagu kelahiran 3 Maret ini mengawali karier bermusik dengan menjadi personel band. Salah satu band yang pernah ia huni untuk mengisi posisi bas sekaligus vokal scream di tahun 2010, yaitu Hellfairies beraliran emo. 

Melewati karier yang cukup panjang, Fiersa akhirnya mengumumkan konser tunggal perdana melalui unggahan Instagram (07/08). Konser ini bertajuk Pertunjukan Tunggal Berjalan Mundur yang bakal digelar selama bulan Oktober dan November 2023. Ia siap menyambangi Kuala Lumpur, Malaysia (12 Oktober), Jakarta (28 Oktober), dan konser ditutup di Bandung (4 November).

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Fiersa Besari (@fiersabesari)

“Sebuah konser yang sudah lama saya—dan semoga kamu—nantikan. Bertahap, kita jadikan perjalanan bersama,” tulis Fiersa di Instagram.

Tiket Pertunjukan Tunggal Berjalan Mundur Fiersa bisa didapatkan melalui website Konser untuk Jakarta dan Bandung. Sedangkan perhelatan di Kuala Lumpur bisa diakses melalui website Ticket2u.

Beberapa waktu lalu, kami sempat menemui Fiersa di balik panggung perhelatan The Sounds Project untuk menanyakan tentang 5 band Indonesia favoritnya. Simak langsung di bawah ini.


Padi

“Padi itu mengiringi masa SMA saya. Lagu-lagu mereka banyak yang relate, meskipun liriknya puitis dan terlalu berat untuk saya waktu zaman SMA, tapi saya kayak berusaha banget sok tau pada saat itu. Tanpa mereka sadar, Padi dan liriknya menancapkan banyak sekali inspirasi di otak saya pada saat itu.”

 

Naif

“Mereka bisa melampaui zaman dengan cara melawan zaman. Jarang ada band seperti itu. Naif itu lahir di era 90-an, membawakan sound yang retro era 70 dan 60-an, tapi bisa terkenal sampai sekarang. Naif doang yang bisa kayak gitu. Halo Naif, kapan comeback? [tertawa].”

 

Barasuara

“Bagi saya Mas Iga (Massardi) itu orang yang sangat jenius. Dia bukan cuma anak band, tapi juga seorang music director yang pintar banget. Dan banyak banget lirik Barasuara yang sebenarnya ketika didengar, kita mikir, ‘Anjir, kok gue gak kepikiran ya bisa bikin kata-kata seperti itu’. Sederhana, tapi mampu merangkum segalanya. Itu Barasuara tuh.”

 

Dewa

“Entah 19 atau nggak, pokoknya Dewa. Mau vokalisnya Ari Lasso, Once, atau vokalis mana pun, Dewa bagi saya, wah gila sih. Dewa punya progresi chord yang gak semua band di Indonesia bisa kepikiran untuk bikin seperti itu. Benar-benar seperti namanya.”

 

Sheila On 7

“Sudah tidak lain dan tidak bukan, yang ada di dalam lirik ‘Celengan Rindu’, karena saya Sheila Gank. Gak perlu ditanya alasannya. Menurut saya, setiap orang di muka Bumi ini punya 1 lagu Sheila On 7 paling favorit. Dan beda-beda. Sahabat saya pernah bilang gini, ‘Jadi musisi Indonesia itu susah, karena selain bikin lagu, kita harus selalu bikin konten di media sosial’. Dan cuma musisi-musisi terpilih yang gak perlu bikin konten, tapi orang-orang masih dengerin. Sheila On 7 salah satunya.”


 

Penulis
Gerald Manuel
Hobi musik, hobi nulis, tapi tetap melankolis.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

Spontanitas dan Eksplorasi Jadi Kunci Album Baru Sal Priadi

Mundur dari target akan beredar 2 tahun lalu, Sal Priadi akhirnya memantapkan diri untuk segera melepas album penuh kedua MARKERS AND SUCH PENS FLASHDISK akhir Maret 2024. Sebelum bisa didengarkan secara penuh, Sal memberikan …

Teddy Adhitya Ciptakan Kapsul Waktu dalam Videoklip Kembalikanku

Teddy Adhitya kembali merilis videoklip baru dari album semua, semua. berjudul “Kembalikanku” via kanal YouTube teddyadhitya hari Jumat (23/02) menyusul perilisan videoklip “Seperti Setiap Hari” dan “Caraku, Caramu”.   Lagu “Kembalikanku” merupakan trek ke-6 …