5 Lagu Campursari Didi Kempot Pilihan Kunto Aji

• Jul 4, 2019

Beberapa saat lalu nama penyanyi Didi Kempot sempat ramai dibicarakan dan menjadi trending topic di jagad dunia maya Twitter. Gara-garanya adalah cuitan sebuah acara bulan Juni lalu di Taman Balekambang yang menghadirkan sang bapak patah hati nasional, Didi Kempot yang disambut antusias oleh para Kempoters (fans Didi Kempot). 

Didi Kempot adalah seorang penyanyi maestro campursari kebanggaan kota Solo, Jawa Tengah. Dan penyanyi Kunto Aji yang kami ketahui merupakan penggemar berat beliau pun kami todong untuk memilih sejumlah lagu-lagu favorit dari bapak patah hati nasional ini. (.red)

Kunto Aji. foto: istimewa

Mengingat Didi Kempot adalah mengingat masa kuliah saya di tahun 2000an. Di balik genre musik emo yang populer kala itu dan sering diputar di kosan atau kontrakan di waktu senggang, ada tabir yang dibuka ketika kami tidak berusaha terlihat keren di tongkrongan. Apalagi bila ada salah satu dari kami yang baru saja diputuskan pacar, atau ditolak gebetan, Didi Kempot alias ‘Lord Didi’ adalah sandaran. Underoath, drop dead gorgeous, bahkan Dashboard Conffesional berubah menjadi campursari. Beliau mungkin populer dengan lagu “Stasiun Balapan”, tapi king of broken heart versi Jawa Timur ini punya banyak amunisi galau yang sama mumpuninya.

Lord Didi Kempot. foto: Istimewa

 

1. Minggat
Racun dari lagu ini adalah bagian reff, dengan tarikan tinggi khas ‘lord Didi’, “Ndang baliooo Srii, ndang baliooo. Aku loro mikir kowe. Ono ning endi..” (Cepat pulang Sri. Cepat pulang. Aku sakit mikir kamu. Ada di mana. red). Lagu ini bercerita seorang pria yang ditinggal kekasihnya yang pamit ke pasar beli trasi. Tapi sang kekasih tidak pernah kembali. Abusrd tapi enak.

 

2. Layang Kangen
Lagu tentang long distance relationship LDR di jaman surat menyurat. ‘Lord Didi’ membangun imajinasi berandai jika kita punya sayap dan terbang membunuh jarak.

 

3. Banyu Langit
Lagi-lagi tentang ditinggal oleh orang kesayangan. Kali ini hanya air hujan yang mampu meredam kerinduan.

 

4. Suket Teki
Perumpamaan air susu dibalas air tuba versi ‘lord Didi’. Seperti menanam padi yang tumbuh rumput teki. Janji janji palsu yang harus ditelan, begitu galau sampai ke tulang.

 

5. Rondo Kelangan Manuk

Terjemahannya adalah: janda kehilangan burung. “Manuke mabur gawe ati remuk” (burungnya terbang bikin hati remuk. red). Alussssss.

Berikut ini playlist lengkap Didi Kempot pilihan Kunto Aji, bagi yang tertarik mendengarkan, silakan. follow akun Spotify kami di bawah ini.

____

Eksplor konten lain Pophariini

Eksistensi Sebuah Band oleh Ramadhista Akbar (Nidji)

Ada begitu banyak faktor yang menyebabkan sebuah band untuk berhenti berkarya ataupun bubar. Gitaris Nidji, Ramadhista Akbar mengulasnya.

Mau Tau Banget?: Mentor Interview – Sarah Deshita

Selamat datang kembali di edisi kedua dari Mentor Interview! Sekilas mengenai Mentor Interview, kami berkeliling menemui nama-nama yang sudah tidak asing lagi di industri musik Indonesia saat ini. Nama-nama yang kami temui, mempunyai keahliannya …