5 Lagu Patah Hati Pilihan Pamungkas

May 30, 2021
Pamungkas

Apa yang dilakukan seseorang ketika patah hati? Salah satunya mendengarkan musik atau lagu. Pamungkas sebagai penyanyi kerap menghibur sekian pasang telinga untuk mewakili perasaan mereka yang sedang mengalaminya.

Dapat dipastikan lagu-lagu Pamungkas masuk dalam daftar lagu pecinta musik di Indonesia karena buktinya “To The Bone” masih bertengger di Top 50 Indonesia (50 Teratas – Indonesia) via layanan musik streaming, Spotify.

Pastinya, setiap orang memiliki lagu patah hatinya sendiri. Beberapa waktu lalu, kami pun menanyakan kepada Pamungkas secara spontan untuk memilih lima lagu patah hati versinya. Yuk disimak:

1. Anda – Menghitung Hari

Versinya Anda menurut gue ada perasaan ketidakpuasan terhadap diri sendiri. Ketika patah hati tuh begitu, loe mempertanyakan gue salah di mana yah? Sampai ini gagal, misalnya. Buat gue, gentle banget. Cara Anda interpret lagunya.

 

2. Float – Sementara

Ini lagu otw jatoh. Tapi, jangan dulu.

 

3. Dewa – Pupus

Gue nggak ngerti, bagaimana sebuah lagu bisa sesederhana ini tapi juga seribet ini. Lagu bisa seenteng ini, tapi bisa seberat ini. Sama rasanya kalau patah hati, padahal gampang tapi kok susah.

 

4. Kunto Aji – Mercusuar

Gue sebenarnya nggak ngerti ini lagu tentang apa. Cuma mendengarkannya seperti ada perasaan gue harus maju no matter what happen. Kalau ketika patah hati tuh fokusnya jadinya begitu. Walaupun nyaman banget ya merasakan pedihnya. Cuma selalu ada perasaan, ayo dong move on. “Mercusuar” tuh menangkap perasaan itu.

 

5. Sal Priadi – Serta Mulia

Ini padahal liriknya kayak lagu cinta cuma gue pengin nangis dengarnya, pertama kali dengerin. Gue ngebayangin karena mungkin kenal Sal. Gue ngebayangin kayaknya dia melewati banyak patah hati untuk menemukan lagu ini. Gue ngebayangin proses dia bikin sampai ketemu miliar-miliar, juta-juta, ratus-ratus sekian itu tuh prosesnya harus melewati banyak. Merasa kecil hatinya.

______

Penulis
Pohan
Suka kamu, ngopi, motret, ngetik, dan hari semakin tua bagi jiwa yang sepi.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

20 Tahun Album Padi, “Sesuatu Yang Tertunda”

Di umurnya yang sudah dua dekade, Sesuatu Yang Tertunda milik Padi masih tetap menjadi sesuatu yang indah.

Saling Menguatkan bersama Nino Kayam

Mengenai “Nikmati Rindunya”, Nino mendedikasikan single terbarunya ini untuk sang ayah yang berpulang di bulan Oktober 2020 lalu.