6 Produser Musik Indonesia Pilihan Enrico Octaviano

671

Buat gue, kualitas audio yang Mas Stephan rekam sih sudah nggak usah ditanya sih. Gue pribadi mengidolakan Mas Stephan karena mixing- an nya dia ke lagu-lagu di albumnya Barasuara. Habis itu gue jadi dengerin beberapa hasil produce- annya Mas Stephan. Memang sudah pasti ‘jeder’ bunyinya dan benar-benar bisa dengar per-instrumen jelas nggak ada yang numpuk-numpuk frekuensinya. Terutama gue cinta banget dengan sound rock yang dihasilin Mas Stephan sih. Kayak nggak banyak basa-basi tapi punchy tapi nggak over produced untuk lagunya.

 

6. Bam Mastro

Bam Mastro. / Dok: Nino Nirmolo

Manusia paling cocok untuk tengil karena memang natural tengilnya [tertawa]. Cuman dia yang boleh berkelakuan kayak dirinya. Tapi dia salah satu idola gue kalo masalah produksi musik. Dia tau kalau musik itu harus joget. Dia hampir nggak pernah ngegunain alat yang itu-itu saja. Sering banget nanya dia pakai VST apa dan lain-lain. Tapi ya memang ternyata nggak banyak hal yang out of space banget pilihannya tapi penempatan instrumen-instrumen dia seru-seru dan tepat banget untuk musik-musik yang dia bikin. Album solonya dia sebagai Bam Mastro dan lagu-lagu di luar albumnya jadi favorit gue dari karya-karya dia. Gue selalu bilang ke dia kalau lagunya joget selalu dan selalu ada ritmik-ritmik Afrika- nya.


 

Baca juga:  6 Lagu Indonesia Dengan Nuansa Mandarin
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments