274

Buntut Virus Corona, Beberapa Festival Musik Lokal ini Diundur

Festival Musik
Festival musik diundur karena Corona

Beberapa hari kebelakang nampaknya menjadi hari-hari yang menyebalkan bagi beberapa concertgoers. Gempuran berita-berita ditundanya berbagai gelaran musik, khususnya di Jakarta, menghiasi linimasa di media sosial dan berbagai portal berita. Yang menjadi penyebabnya? Tentu saja COVID-19, –atau tenarnya-, virus corona.

Tarik sedikit ke 28 Februari lalu, Green Day mengumumkan bahwa mereka akan menunda beberapa panggungnya di Asia, termasuk yang terdekat di Singapura. Beberapa kawan yang sudah membeli tiket dan bahkan memesan tiket pesawat kelihatan sekali sedihnya, walaupun hanya terlihat dari beberapa cuitannya.

Mundur ke Senin (02/03) lalu, tidak lama setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa 2 WNI positif terkena virus corona, semuanya nampak keruh bagi para concertgoers.

Seperti yang dilansir dari Instruksi Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Daerah Ibukota Jakarta, mengenai peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi corona virus disease (COVID-19). Salah satu intruksi didalamnya yakni “Melaksanakan penghentian sementara layanan perizinan dan non-perizinan secara manual dan elektronik yang terkait penyelenggaraan kegiatan atau acara (event) yang menimbulkan pengumpulan banyak orang.”

Baca juga:  Erwin Gutawa Konser Di Vienna, Austria Bersama Sandhy Sondoro dkk

Otomatis, penyelenggara-penyelenggara dari beberapa gelaran-gelaran musik yang akan diadakan dalam waktu dekat harus putar otak dengan sekeras-kerasnya. Berikut adalah beberapa gelaran musik di Jakarta dan sekitarnya yang postponed ataupun canceled akibat virus corona.

 


 

Head in the Clouds 

Seharusnya festival ini bisa menjadi ajang “pulang kampung” bagi 2 nama lokal yang saat ini sedang mendunia, Rich Brian dan Niki. Festival yang diinisiasi oleh 88Rising ini seharusnya akan diadakan di Jakarta pada 7 Maret mendatang. Membawa roster-roster 88Rising lainnya seperti Joji, Stephanie Poetri, Dumbfoundead, serta didampingi oleh nama-nama lokal seperti Dipha Barus, Reality Club, Elephant Kind, dan lainnya.

 

Hammersonic 

Patah hati massal bagi para “penggemar musik keras” di Indonesia bahkan hingga Asia, mengingat tahun ini festival musik keras kesayangan mereka memasang line up yang tak main-main: Slipknot, Trivium, Black Flag, Suicide Silence dan masih banyak lagi. Hammersonic Festival dipastikan akan diundur hingga 15-17 Januari 2021.

Baca juga:  Merilis Lagu Bersama di Ajang Release Day

 

10th Music Gallery

Salah satu acara musik anak muda yang sudah ‘lumayan berumur’ di Jakarta. Diselenggarakan oleh BSO Band FEB Universitas Indonesia, acara ini termasuk menjadi salah satu yang ditunggu di tiap tahunnya, selain karena penampil lokal juga beberapa nama internasional seperti Honne, Beach Fossils, Last Dinosaurs dan masih banyak lagi. Sadly. Di edisi kesepuluhnya punya konsep kolaborasi antar musisi yang keren; Efek Rumah Kaca x SORE, Vira Talisa x Bilal Indrajaya, Glaskaca x Mantra Vutura. Belum ada kabar terkini apakah festival ini akan postponed atau canceled.

 

FLAVS

Jika terlaksana, festival musik terbaru di Jakarta ini seharusnya bakal keren. Proyek ambisius Visicita Network dan Dyandra Promosindo yang diadakan 4-5 April mendatang terpaksa diundur 8-9 Agustus. Kenapa ambisius? Mereka membawa Azealia Banks, Tyga, Lil Pump, dan hampir puluhan nama lokal lainnya, Jamie Aditya, Iwa K, Eyefeelsix, Maliq & D’Essentials, Saykoji, Ramengvrl, Reza Artamevia, serta Mukarakat. Sangat cukup untuk sebuah festival musik hip hop, soul dan R&B.

Baca juga:  Dampak Virus Corona, 66 Musisi Bogor Gelar Konser Amal Digital

Meski penundaan ini dilakukan demi kepentingan bersama, namun hal ini juga menjadi PR besar untuk para penyelenggara gelaran-gelaran musik di Jakarta dan sekitarnya.

Selain kelima nomor diatas, beberapa gelaran-gelaran musik lainnya dalam waktu dekat terlihat masih bertahan sesuai jadwal. Berikut dua diantaranya.