179

Dua Hari Menelusuri Panggung Soundrenaline

Soundrenaline 2019 sukses digelar di Garuda Wisnu Kencana, Bali / foto: Pohan

Festival musik mana pun selalu ingin memberikan suguhan yang berbeda di setiap edisinya termasuk Soundrenaline. Memasuki tahun ke-17, hajatan musik terbesar tanah air ini sukses digelar pada tanggal 7 dan 8 September 2019 di Garuda Wisnu Kencana, Bali.

Mengangkat tema ‘The Spirit of All Time’, Soundrenaline berhasil mewujudkan keseruan yang tak terlupakan. Baik dari suasana, pilihan booth untuk disinggahi, konsep panggung musik yang luar biasa hingga instalasi seninya.

Selama dua hari berturut-turut artis lokal maupun internasional berbagi panggung. Mustahil berusaha sekuat tenaga agar bisa menonton seluruh penampil dari awal sampai akhir. Pilihan di hari pertama jatuh pada Reality Club, Tashoora, Pee Wee Gaskins, Shandaya, Bilal Muhammad, Hondo, Kelompok Penerbang Roket, MALIQ & D’Essentials, .Feast, Tuan Tigabelas, Suede dan The Upstairs.

Baca juga:  Malam Ini! Showcase Mini Album Oslo Ibrahim
Reality Club bawakan lagu di album terbarunya, What Do You Really Know / foto: Pohan

Reality Club berkesempatan membuka All Time Stage. Panggung yang dihiasi ornamen istimewa garapan Silakarang Art Crew. Di panggung yang sama Tuan Tigabelas tampil full set diiringi DJ dan band. Mr. Nobody menjadi teman mengoceh selama membawakan beberapa lagu dari album Harimau Soematra. Para kolaborator yang turut hadir seperti Mario Zwinkle di nomor “Do It”, Mukarakat “Indonesia VS Everybody”, dan Yacko.

Tuan Tigabelas letupkan energi yang luar biasa / foto: Pohan

Tashoora band asal Jogja yang tak memiliki vokalis utama mengisi Celebration Stage. Salah satu lagu yang mereka bawakan menyuarakan tentang keadilan untuk perempuan berjudul “Agni”. Kemudian mampir ke A Stage, Pee Wee Gaskins tengah asyik mengajak penonton membuat circle pit dan wall of death.

Aksi Hondo, juara Go Ahead Challenge 2019 / foto: Pohan

Para finalis Go Ahead Challenge yaitu Shandaya, Bilal, Hondo bergantian tampil di Creators Stage. Di panggung ini pula Kelompok Penerbang Roket berhasil membuat penonton tak bisa diam. Sang drumer Viki Vikranta mengatakan, Soundrenaline paling dinanti karena bisa gila-gilaan di atas panggung.

Baca juga:  Kelompok Penerbang Roket Terbang ke Limunas
Kolaborasi Maliq bersama Indra Lesmana / foto: Pohan

MALIQ & D’Essentials tidak tanggung-tanggung menghadirkan tiga kolaborator sekaligus. Lagu “Drama Romantika” yang disebut orang-orang ‘bukan MALIQ banget’ dibawakan bersama Indra Lesmana dan Tuan Tigabelas. Penampilan mereka ditutup “Pilihanku” diiringi gitar Rekti Yoewono.

tua-tua keladi: Brett Anderson (Suede) / foto: Pohan

Tiba di penghunjung waktu hari pertama. Giliran band asal Inggris, Suede yang dinanti naik ke atas panggung. Untuk penyanyi di usia kepala lima, Brett Anderson tetap punya energi tinggi. Penonton di balik barikade ia hampirinya, diajaknya bernyanyi lagu-lagu yang menjadi kenangan penonton seperti “Electricity”, “Can’t Get Enough”, “Trash” termasuk “Saturday Night” yang cocok dimainkan malam itu.

Hari kedua: Makin Spektakuler

Hari kedua Soundrenaline tetap ramai hampir di setiap panggungnya. Masing-masing penampil seperti The Hydrant, Revenge The Fate, Mondo Gascaro, Gabriella x At Yho, Go Ahead Challenge Special Performance, RAN, Pamungkas, Mantra Vutura, Navicula, Primal Scream, Shaggydog, dan Ardhito Pramono x Mocca menghibur penonton yang datang ke GWK.

Baca juga:  NTRL Gelar Konser 25 Tahun
Go Ahead Challenge Special Performance memberikan tontonan berbeda lewat kolaborasi Widi Puradiredja, Rekti Yoewono, Jason Ranti, dan Gerald Situmorang serta finalis GAC, Amboro / foto: Pohan