Irama Kotak Suara #11

Sep 15, 2020

Edisi ke 11! Ke depannya akan ada kejutan besar dengan Irama Kotak Suara Pop Hari Ini. Tunggu tanggal mainnya. Yang jelas, kali ini kita punya berbagai musik dari berbagai kota. Dari metal, R&B, elektropop dan indie folk. Ada nama lama dan nama baru.

Silahkan disimak dan untuk playlist penuhnya bisa di simak di Spotify seperti biasa. Dan tautannya bisa diklik di bawah ini.

Amerta – Bleeker

Death metal yang berat dan gelap ber-synthesizer. Dan oh ya, diproduseri oleh gitaris Seringai, Ricky Siahaan

 

Julyykidd – It’s Too Late

 

Ramuan R&B dan musik lo-fi yang groovy dan menenangkan dari pria yang menamakan dirinya JulyyKidd. Cukup penasaran seperti apa singel berikutnya. Atau bolehkah berharap sebuah album mini atau penuh?

 

Manusia Kertas – Beban

Proyek solois yang terbentuk di Rumah Sakit Jiwa di Cisarua, Bandung ini merilis lagu akustik pilu berjudul “Beban”

 

The Aline – Good Night Nice Dream

Kuartet asal Jogja yang menenangkan menyapa kembali setelah 12 tahun lamanya.

 

Rumi – Temu Tenang

Dari Semarang, penyanyi yang juga penyiar radio TraxFM ini punya musik pop yang menarik.

 

Qonita Ayu – Fly

 

Singel kedua bernuansa elektropop R&B dari penulis/penyanyi Qonita Ayu. Enak.

 

Humming Town – Bungkem Melulu

 

Rombongan indie pop bernuansa 90an dari Lombok. Ringan, catchy, dengan petikan gitar sembriwing ber-chorus dan lirik yang apa adanya.

 

Tiad Hilmi – Ascendunt

Tiad Hilm, co-founder kolektif asal Semarang Hills Collective kembali dengan singel barunya dan kali ini ia bernyanyi.

 

Christian Putra – Ardor EP (luar negeri)

 

Dari eks personil unit indie pop Bandung, Twisterella yang sempat menetap di New Jersey yang dingin. Di sana lah album ‘dingin’ ini direkam medio 2010-2011. Dan ditemukan oleh Tarsius records untuk dirilis tahun ini.

 

____

Penulis
Fari Etona
Pendenger musik pop dan rock, serta pecinta binatang dan pemakan buah-buahan.
1 Comment
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Suara (selanjutnya akan ditulis dengan IKS) adalah sebuah rubrik dari Pop Hari Ini, yang merangkum beberapa kurasi band-band pilihan kami dari banyaknya yang mampir di email […]

Eksplor konten lain Pophariini

Nostalgia Semu: Alasan Tembang Lawas Bisa Dinikmati Generasi Kami

Mengapa saya kelahiran 1999 yang nggak pernah merasakan euphoria trio Warkop DKI tayang bisa menikmati musik era-sebelum-saya-lahir itu

Tamasya Kota: Ujung Penantian Kolaborasi Jon Kastella dan Pusakata!

Hari Jumat (30/07) lalu, Jon Kastella dan Pusakata resmi mempersembahkan “Tamasya Kota”, sebuah tembang kolaborasi yang sudah digarap sejak dua tahun lalu.