Motives: Kembali Setelah Dua Puluh Tahun

Jun 29, 2021

Satu lagi nama lawas yang akhirnya memutuskan untuk kembali hadir di ring pertunjukan. Motives, kuartet yang berisikan Edo Wallad (vocal), Bayu (guitar), Tony Dwi Setiaji (guitar) dan Dody Widyono (bass) ini menghadirkan “Slavery”, single terbaru mereka setelah sekian lama.

Toh sebenarnya, bisa dibilang ini menjadi kejutan lanjutan dari Motives setelah pada awal bulan Mei lalu, mereka tampil di gelaran Suara Berserikat garapan Smartest Bomb Records dalam rangka merayakan hari buruh di tahun ini.

 

Hari Sabtu (26/06) lalu, “Slavery” dilepas bertepatan dengan Hari Internasional PBB yang mendukung korban penyiksaan. Juga disampaikan oleh mereka, bagaimana single ini juga sebagai pengingat kembali bagi para pendengar mereka bahwa perbudakan tak jarang selalu diikuti oleh penyiksaan. Hadirnya “Slavery” juga turut dibantu oleh label rekaman asal Jakarta, Smartest Bomb Records.

Meskipun sudah berselang hampir dua puluh tahun semenjak kemunculan mereka di tahun 2001 lalu, namun nuansa ugal-ugalan ala Motives masih terdapat dalam single terbarunya ini. Juga jangan lupakan karakter vokal khas Edo Wallad yang mengiringi lirik nan lugas dibalut distorsi sepanjang 2 menit 48 detik dari “Slavery”.

Kabarnya, dalam waktu dekat ini “Slavery” juga akan hadir dalam format fisiknya. Terus pantau aktivitas mereka di media sosial untuk info selanjutnya. Sebelum menunggu format fisiknya, “Slavery” sudah bisa didengarkan di berbagai layanan streaming musik digital yang tersedia.


 

Penulis
Raka Dewangkara
"Bergegas terburu dan tergesa, menjadi hafalan di luar kepala."
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

Synchronize Fest Bagikan Tiket Gratis Seumur Hidup!

Di penghujung April lalu, Synchronize Festival mengikuti jejak dari festival-festival lainnya yang sudah lebih dulu mengumumkan tanggal penyelenggaraan.

Digdaya 40Th Album Fariz RM – Panggung Perak

Fariz RM memainkan segala instrumen musik di Panggung Perak. Menghasilkan pop yang berkelas, disko untuk anak muda, dan lirik-lirik yang tidak layu.