383

Koes Plus, Lima Dekade

5. Hadapi
dari album: Bersama lagi (Remaco, 1978)

Maaf jika kami mengutip dua lagu dari album ini. Sepanjang sejarah Koes Plus, mungkin baru sekali mendengar lagu dengan bassline seperti ini. “Hadapi” yang mengingatkan saya akan pop rock klasik 60-an The Turtles “Happy Together” atau lagu-lagu pop ala Beach Boys pasca Pet Sound. Bedanya, kalau The Turtles membahas soal cinta yang receh, di lagu “Hadapi”, Koes Plus menulis tema soal perang (apakah Vietnam?). Tema yang sama dengan Panbers lewat album dan lagunya “Kami Cinta Perdamaian”.

6. Rahasia Hatiku
dari album: volume 2 (Mesra, 1970)

Volume 2 adalah misteri, banyak diantara lagu di album ini adalah eksplorasi Koes Plus yang kebablasan. Yang lebih payahnya, cetakan sound yang dihasilkan amat bobrok, jauh dari sempurna. Namun justru dengan sound lo-fi ini, lagu seperti Rahasia Hatiku menemukan kesempurnaanya. Sebuah penyembahan kepada pop yang lo-fi, notasi-notasi generasi bunga namun dengan pendekatan Velvet Underground, mengawang.

Baca juga:  Mendinginkan Suasana Pemilu Dengan Lagu Santai Indonesia

7. Kehidupan
dari album: Koes Plus 79 (Purnama, 1979)

Terambil dari album Koes Plus 79 (aka Berjumpa Lagi) rilisan Purnama, label keempat Koes Plus setelah Melody, Mesra dan Remaco. Kunci dari album ini adalah Januar Ishak, sosok penata musik yang terkenal dengan aransemen berbagai lagu pop lewat seri Musik Santai-nya. Beliau lah yang mungkin membuat album ini terdengar seperti ‘album Koes Plus yang bukan Koes Plus’. Coba dengar “Kehidupan” misalnya, Bagaimana mungkin Koes Plus menulis lagu jazz disko yang mungkin cocok untuk grup disko macam Purnama Sultan?

Dan ya, jika kalian tertarik ingin mendengarkan lagu-lagu Koes Plus keren lainnya di luar dari hit-hit mereka yang biasanya didengar. Silakan masuk ke laman Spotify Pop Hari Ini atau klik di bawah ini.

Baca juga:  5 Lagu Indonesia Favorit Pengiring Aksi Mahasiswa

Selamat 50 atau 51 Tahun Koes Plus!

 

_______