Langkah Terakhir Sajama Cut Menuju Album Terbarunya

113

Andai pandemi tidak ada dan kehidupan berjalan dengan normal yang selayaknya, sudah pasti kita akan menemukan Sajama Cut di deretan nama-nama penampil di banyaknya pertunjukan musik di sepanjang tahun ini.

Bagaimana tidak? Mereka memutuskan untuk kembali terjun ke arena di tahun 2020 ini. Setelah terakhir kali merilis Softcore pada tahun 2018 lalu dan lama tidak terdengar kabarnya, Sajama Cut nampak bersiap untuk album terbaru mereka yang dikabarkan akan segera hadir dalam waktu dekat.

Di awal tahun 2020 ini pula, Sajama Cut sempat menjajal beberapa panggung. Seakan menjadi penanda, bahwa akan ada sesuatu yang baru dari mereka.

Benar saja, tidak lama setelah itu, mereka merilis “Kesadaran/ Pemberian Dana/ Gempa Bumi/ Panasea”, sebuah single ‘pembuka’ dari kembalinya mereka di tahun 2020 ini. Setelahnya, hadir “Adegan Ranjang 1981 (love) 1982”, balutan lagu cinta ala Sajama Cut.

“Menggengam Dunia” pun menyusul kedua single tersebut di bulan Juli lalu. Hingga akhirnya, Sajama Cut menutup rangkaian hadirnya single-single ini dengan “Rachmaninoff dan Semangkuk Mawar Hidangan Malam”. Ini adalah single keempat, sekaligus yang akan terakhir kali mereka rilis sebelum hadirnya album terbaru mereka.

“Lagu ini tentang menantang hujan, telat makan, hidup dari mulut-ke-tangan, dan berusaha terus tersenyum menghadapinya. Kita kemungkinan tidak akan menang, tapi perjuangan kita tetap memiliki nilai sendiri”, tutur sang vokalis Marcel Thee dalam rilisan persnya.

Jika ketiga single sebelumnya bisa disimak melalui streaming service platform, maka tidak dengan single ini.

Bekerja sama dengan Guerilla Records, format kaset mereka hadirkan. Dari kabar terakhir yang didapat, kaset dari single “Rachmaninoff dan Semangkuk Mawar Hidangan Malam” masih bisa didapatkan melalui Guerilla Records.

Tidak hanya memuat single tersebut, namun kaset ini juga menampilkan versi cover dari single terbaru mereka yang dibawakan ulang oleh Whitenoir, juga interpretasi ulang single “Adegan Ranjang 1981 (love) 1982” oleh Polyester Embassy dan Ache.

 

____