92

Menutup Bab Prolog, Rayssa Dynta Rilis “Under Cover”

Rayssa Dynta / foto: Double Deer

Setelah EP pertama, Prolog yang sukses membawa Rayssa Dynta meraih serangkaian achievement: Empat nominasi AMI serta serangkaian perjalanan panggung ke festival bergengsi di dalam dan luar negeri.

Prolog bener-bener pembuka atau perkenalan yang baik, both untuk aku ke industri musik dan audience ke Rayssa Dynta. Because of Prolog i feel like I know where I stand now. I am happy with Prolog but i’m excited for the next one as well, “ungkapnya.

Setelah sebelumnya kita mendengar versi akustik dari Prolog, di perempat awal tahun ini, Rayssa Dynta merilis single barunya bertajuk “Under Cover”.

“Single ini adalah sebagai penutup dari era album Prolog,” tulis Rayssa dalam siaran pers yang diterima PHI. Kalau diterka-terka, mungkin saja nuansa elektronik yang halus, cenderung down ke mid-tempo sudah cukup didengarkan di Prolog ini dan tidak akan diulanginya lagi di karya-karya barunya nanti.

Baca juga:  Reggae yang Membumi ala Black Finit

“Waktu bikin Prolog, sempet ada ide untuk mengikut sertakan “Under Cover”. Tapi karena satu dan lain hal, gak jadi. Tapi selama menjalankan Prolog, Under Cover gak pernah ditinggal. Its one of my fav song to sing live. Jadi, karena ada rencana untuk materi baru biar move on, i feel like its only fair to let Under Cover out like the other tracks,” ungkapnya.

“Under Cover” menawarkan lagu yang ringan dan halus, cukup untuk halus sebagai lagu pengiring, namun cukup menarik untuk dinikmati sendiri. Jika disimak, lagu tersebut memiliki berberapa jeda instrumental untuk para pendengar meresapi arti dari lagu tersebut. Seakan pelan-pelan pendengarnya diajak masuk ke lagunya. Pilihan progresi juga mendukung hal tersebut, mengambang melalui lirik yang penuh teka-teki.

Baca juga:  Perayaan Lima Tahun Berkarya Yura Yunita
sampul single Undercover / dok. Double Deer

D an ya, di balik keindahan dan kelembutan “Under Cover” tak bisa dilepaskan dari sang produser, Lukman Hakim Ijas. Dengan cerdik dan kepekaannya, ia bisa menangkap karakter musik Rayssa seperti yang diketahui para pendengar.

Meski lagu ini telah ditampilkan di banyak panggung sejak akhir 2018, namun bagi Rayssa butuh waktu yang tepat untuk bisa merekamnya dengan sound dan aransemen musik yang proper.

Ke depannya, Rayssa Dynta tengah menyiapkan beberapa rekaman untuk debut albumnya nanti. Bakal seperti apa? Rayssa memberikan kisi-kisinya.

“Untuk debut album aku berusaha untuk lebih ekspresif. ingin bisa membawakan berbagai suasana dari musik dan lirik-liriknya. Dan, masih dalam tahap rencana sih, penginnya featuring dengan beberapa idola sendiri,” tutupnya.

Baca juga:  GeSit dan Aga Bersatu dalam META

“Under Cover” dari Rayssa Dynta kini tersedia di platform streaming digital terhitung sejak hari ini, Jumat (29/03).