PHI Tips: Berkolaborasi Dengan Musisi Lain

• Jul 6, 2021

Kolaborasi musik adalah cara untuk menambah koneksi. Beragam kebutuhan dan kepentingan. Salah satunya adalah demi mengedepankan kebutuhan artistik. Kebutuhan statistik? Bisa juga jadi alasan. Ada pula yang baru akan mengajak musisi lain berkolaborasi apabila dirasa bahwa karyanya benar-benar tak mampu atau buntu apabila dipaksakan untuk dikerjakan sendirian.

Kolaborasi juga bisa membawa penyesalan. Seperti yang diwakilkan Baskara saat melihat album pertamanya bersama kolega-kolega semasa kuliah dalam band .Feast. Terlalu banyak kolaborasi. Hasil yang kabur dari rencana awal hingga serasa seperti dibajak dalam karya sendiri pernah melipir dalam bentuk curahan hati ke telinga saya. Beragam cara menentukan rekan kolaborasi hingga perlu atau tidaknya melakukan kolaborasi menarik untuk dibahas. Ada yang memang nyaris tidak pernah memikirkan rekan kolaborasi di awal bagi karyanya. Saat kebutuhan datang, baru lah di sana yang bersangkutan mengajak rekan musisi lain untuk berkolaborasi.

Di PHI Tips kali ini, kami akan membantu kalian untuk berkolaborasi dengan musisi lain.


Meniru pernyataan dari Andreas Pratama, manajer dari Reality Club, “Kedepankan kebutuhan artistik dibandingkan statistik.”

 

Mulai kerjakan atau kalau mampu, selesaikan dulu karyamu, lalu oper ke calon kolaborator. Saat sudah mempercayakan karya tersebut pada orang lain, sudah seharusnya apapun yang diberikan kembali olehnya, kamu terima.

 

Kolaborasi yang baik itu sudah sebaiknya menambah horizon dari masing-masing kontributor. Membuat lagu dengan orang lain berarti setidaknya ada yang bisa kamu pelajari dari orang tersebut.

 

Kesesuaian timeline adalah hal yang wajib hukumnya. Hal ini guna menghindari kerjasama yang setengah-setengah dan tidak maksimal.

 

Ada yang menjalankan kolaborasi dengan konsep jalanin aja dulu lalu membahas administrasi di belakang. Ada pula yang di depan atau di awal. Tentukan pilihan kalian bersama rekan kolaborasi!

Selamat berkolaborasi dengan rekan-rekan musisi lainnya!


 

Penulis
Hillfrom Timotius
Lulus SMA saat pandemi Covid-19 dan mengikuti Ospek di depan layar laptop. Pembaca dan penulis. Mendirikan School For Cool. Fans berat serial How I Met Your Mother, Bakmie Cong Sim, dan Nuran Wibisono. Oh ya, kalau nama saya terlalu sulit, kamu bisa memanggil saya Ipom. Salam kenal.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

Leonardo Ringo Tampilkan Live Session Dua Singlenya. Simak di PHI Eksklusif

Singer-songwriter Leonardo Ringo menampilkan paket live session dari dua singlenya. Simak keintiman luar biasa ini di PHI Eksklusif.

Bloodsports and Modern Arts: Debut Album Nearcrush

Butuh waktu tiga tahun sejak awal kemunculan Nearcrush di tahun 2018 lalu hingga akhirnya resmi melepas sebuah album debutnya.