RAN dan Hindia Berkolaborasi Menutup Trilogi, Omne Trium Perfectum

Apr 21, 2020

Masih ingat dengan rangkaian Omne Trium Perfectum; The Series dari RAN? Andai lupa, maka mari kita kilas balik sebentar ke belakang. 2019 lalu, trio Rayi Asta dan Nino ini mengeluarkan sebuah konsep terbaru dari RAN, yakni Omne Trium Perfectum; The Series yang berarti “Everything that comes in threes is perfect”. Trilogi rangkaian ini dibuka oleh single “Ain’t Gonna Give Up” yang ditulis oleh Rayi. Single yang dirilis pada Agustus 2019 ini juga turut menggandeng Ramengvrl untuk mengisi beberapa part di dalamnya.

Selanjutnya, giliran “Saling Merindu” yang ditulis oleh Asta yang dirilis pada Oktober 2019. Sekarang, saatnya kembali ke April 2020. Sebagai penutup dari rangkaian ini, tadi pagi (21/04) RAN baru saja melepas “Si Lemah” yang sudah bisa didengarkan di berbagai layanan streaming musik.

Pada single “Si Lemah” ini, giliran Nino yang menunjukkan flavournya. “Si Lemah” menceritakan tentang musuh terbesar manusia, yaitu dirinya sendiri. Single ini juga seakan menjadi kejutan karena RAN mengajak Hindia alias Baskara Putra untuk ikut ambil bagian di dalamnya. Mengingat bahwa dalam beberapa lagunya, Hindia termasuk salah satu yang concern dengan isu-isu seputar ini, tentunya kolaborasi ini merupakan sebuah kombinasi yang sempurna.

Lale dan Ilman dari Maliq & D’Essentials juga turut andil dalam single ini. Mereka berdua memegang peran untuk menahkodai project ini.

“Ini mungkin lagu dengan lirik terdalam yang pernah saya ciptakan. Mencoba lebih kenal dengan musuh terbesar saya dengan berdiam diri sejenak di depan cermin. Dalam momen tersebut, saya coba membayangkan apa yang orang-orang pikirkan ketika beradu tatap dengan diri mereka sendiri. Sekuat-kuatnya hati seorang manusia, pasti akan lemah ketika dituntut untuk mengakui kekurangannya” tutur Nino dalam rilisan pers.

Rayi juga menambahkan harapannya tentang single ini. “Lewat lagu ini, kami ingin mengajak semua yang mendengar berdamai dan menemukan dirinya kembali. Semoga semua yang mendengar lagu ini terpanggil menemukan jati dirinya, pulang dan kembali menjadi dirinya sendiri”.

https://open.spotify.com/track/4TPIAnmVnouoZuwB6blHWl?si=KtKBrufOTx-hHl6sevsyOA 

____

Penulis
Raka Dewangkara
"Bergegas terburu dan tergesa, menjadi hafalan di luar kepala."
1 Comment
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] dari Danilla dengan Tigapagi, Stars and Rabbit dengan Bottlesmoker, Sal Priadi dengan Nadin Amizah, RAN dengan Hindia, dan masih banyak […]

Eksplor konten lain Pophariini

Pembuktian Sheila on 7 di Kisah Klasik Untuk Masa Depan

Dalam berbagai aspek, album kedua Sheila on 7, Kisah Klasik untuk Masa Depan dapat dianggap sebagai arketipe album kedua yang baik

6 Produser Musik Indonesia Pilihan Oslo Ibrahim

Sambil menanti lagu-lagu terbaru dari seorang Oslo Ibrahim, mari simak siapa saja produser-produser musik pilihannya berikut ini.