“There’s A Light At The End Of The Tunnel”, Sebuah Persembahan Kolaborasi Mocca feat. Rekti Yoewono (The SIGIT)

Oct 1, 2020

Narasi mengenai hadirnya satu lagi single terbaru Mocca di tahun 2020 akan dimulai dari kutipan yang ditulis oleh Endah Widiastuti dari Endah N Rhesa di rilisan pers dari single “Everything is Gonna Be Fine”.

“Memang tak ada bosannya menggemari Mocca dan mendengarkan lagu-lagunya, apalagi band ini rajin membuat kejutan di setiap gerak-geriknya.”

Mari kita garis bawahi ‘…rajin membuat kejutan di setiap gerak-geriknya.’

Sudah jelas?

Andai sudah, mari kita masuk ke narasi utamanya. 1 Oktober 2020, Mocca resmi melepas satu single terbaru mereka yang berjudul “There’s A Light At The End Of The Tunnel”. Lagu ini adalah single ke empat yang Mocca rilis di tahun 2020, dan tentu saja tidak luput dari kejutan. Kali ini Mocca berkolaborasi dengan Rekti Yoewono, vokalis/gitaris The S.I.G.I.T.

“Single “There’s A Light At The End Of The Tunnel, kita berkolaborasi dengan Rekti. Sebenarnya, kalau Mocca bikin sesuatu atau album, pasti melibatkan orang-orang dari lingkungan terdekat. Kalau sama Rekti, kita memang sudah kenal dari jaman dulu. Terus, ada lagu nih. Cocok kayaknya sama Rekti. Tiba-tiba, Rekti pengin belajar mixing. Gue juga kenal dia secara personal, jadi gue pengin nyoba ngasih kesempatan. Karena, selama ini kan dia dikenal sebagai vokalis atau bassis, bukan yang nge-produce. Nah itu, dia mau nyobain,” ujar gitaris Riko Prayitno mengenai latar belakang hadirnya Rekti di single terbaru Mocca ini.

Selama proses penggarapan single ini, walau domisili keempat personel Mocca dan Rekti berbeda tidak menjadi halangan bagi mereka. Riko Prayitno (gitaris), Toma Pratama (bassist), dan Arina Ephipania (vokalis) memulai proses penggarapan dari rumah masing-masing, hanya Indra Massad (drummer) yang merekam part drum lagu ini di studio untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

Rekti awalnya hanya diminta untuk mengisi gitar dan vokal bagiannya saja, alih-alih untuk mempelajari lagunya semua session hasil rekaman pun dikirimkan padanya. Ternyata semua session itu dioprek Rekti, dengan diiringi pesan “Saya belajar mixing yah”. Hasilnya ternyata lucu juga, keluar dari kebiasaan Mocca Ketika membuat lagu. Lagu ini menjadi sesuatu yang segar untuk karya Mocca, karena diproduseri “tangan baru”. Disepakati bersama bahwa Rekti adalah produser dari single “There’s A Light at the End of the Tunnel”, dan lagu ini adalah kali perdananya menjadi produser untuk Mocca.

Dirilisnya single “There’s A Light at the End of the Tunnel” juga menandakan bahwa kita akan semakin dekat dengan hadirnya album keenam Mocca yang akan dirilis di akhir tahun 2020 ini.

Dua puluh satu tahun berselang, Mocca masih tetap bersenang-senang. Single terbarunya ini dan mungkin album terbaru mereka, adalah salah satu buktinya. Walaupun tahun 2020 dihabiskan di rumah saja, Mocca tetap berkarya dan bersenang-senang, semoga akan tetap begitu, selamanya.

“There’s A Light at the End of the Tunnel” akan diputar pertama kali di edisi terbaru PHI Spesial, Pop Hari Ini. Selamat mendengarkan Mocca dan Rekti, kunjungi mereka di pophariini.com.

3 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] pengingat, akhirnya single kolaborasi antara Mocca dan Rekti tersebut hadir di berbagai layanan streaming musik yang tersedia mulai hari Jumat (09/10) […]

trackback

[…] pengingat, pada awal bulan Oktober ini Mocca merilis single terbarunya yang berjudul “There’s A Light At The End Of The Tunnel”. Sebuah single yang kabarnya juga akan masuk ke dalam nomor-nomor di album terbaru mereka yang akan […]

trackback

[…] 1 Oktober lalu, Mocca resmi melepas satu single terbaru mereka yang berjudul “There’s A Light At The End Of The Tunnel” . Lagu ini adalah single ke empat yang Mocca rilis di tahun 2020, dan tentu saja tidak luput dari […]

Eksplor konten lain Pophariini

Gavendri – Should I | GOODLIVE Sessions

Di akhir bulan Agustus lalu, Gavendri kembali melepas satu lagi nomor yang membawa warna terbaru dari perjalanan bermusiknya, peralihan dari pop ke R&B.

Tiga Nama di Edisi Kedua Album Kompilasi Sun Eater

Setelah melepas edisi perdananya di bulan Agustus lalu, kali ini Sun Eater kembali melepas edisi keduanya dari album kompilasi ini.