5 Hal Tentang Bulu Tangkis Dalam Musik Indonesia

Oct 18, 2021
bulu tangkis

Seperti dilansir Kompas, semalam WIB (17/10/2021) tim bulu tangkis Indonesia berhasil meraih gelar Piala Thomas 2020 setelah mengalahkan China dengan skor 3-0 di Ceres Arena, Aarhus, Denmark.  Sebelumnya kita tidak bisa melupakan kemenangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu yang meraih emas di Olimpiade Jepang 2020.

Bulu tangkis atau badminton (bahasa Inggris) memang sudah mengakar dalam kehidupan dan keseharian kita di Indonesia. Makanya tidak heran juga bila di dalam musik Indonesia merupakan salah satu olahraga yang sering diangkat, diambil visualnya, hingga dialihfungsikan lapangannya (hehe). Berikut adalah bukti-bukti lekatnya olahraga ini dalam musik Indonesia.

 

Badminton – Benyamin S

Peringkat satu kita harus menyertakan sang legenda Benyamin S yang membawakan ulang lagu daerah Jawa Barat, “Badminton” alias bulu tangkis menjadi begitu eklektik sehingga terdengar menggelitik bahkan di generasi sekarang. Notasi jadul dan Sunda bertransformasi menjadi lagu crossover yang kocak, tapi skillful dan menyenangkan!

 

Gejolak Kawula Muda – Clubeighties

Ini salah satu lagu yang selamanya akan dikenang identik dengan bulu tangkis. Secara eksplisit band dengan musik 80an ini menggambarkan video musiknya dengan suasana tanding bulu tangkis di 80an, lengkap dengan gaya fashion orang-orangnya. Tak akan terlupakan!

 

Senang – Maliq & D’Essentials

Merupakan singel dari album keenam mereka, Senandung Senandika. Video yang mereka sutradarai sendiri ini menampilkian keseluruh personil Maliq & D’Essentials sedang beraktifitas yang agak kurang jelas sebenernya. Tentu demi estetika adalah alasannya. Dalam satu frame mereka terlihat bermain catur, main bola basket, makan pisang serta bermain bulu tangkis dalam jarak yang terlalu dekat. Tapi tentunya sekali lagi atas nama estetika itu sah hal ini tidak mengapa.

 

Badminton – Puput Melati

Lagu milik penyanyi cilik Puput Melati, yang diambil dari album Jangan Main Api di tahun 1990. Dengan musik ceria, lirik dan vokal catchy tidak heran bila lagu ini juga tersedia di aplikasi TikTok!

 

GOR Bulungan Jakarta dan GOR Saparua Bandung

GOR Bulungan (atas/ dok.detik.com) dan GOR Saparua (dok. istimewa)

Ini yang dimaksud dengan “dialihfungsikan”. Karena minimnya gedung yang diperuntukan khusus untuk acara musik, sehingga akhirnya gedung-gedung olahraga termasuk lapangan bulu tangkis sering dialihfungsikan menjadi panggung musik. Baik di tingkat komplek perumahan hingga gedung olahraga.

Tentunya dengan peruntukannya sebagai stadion olahraga, gedung ini memiliki akustik ruangan yang tidak ramah bagi pertunjukan musik. Namun meskipun begitu dari era 60an hingga kini hal itu tidak jadi masalah. Dua GOR ini, Bulungan dan Saparua adalah salah satu gedung olahraga/bulu tangkis yang paling sering dipakai untuk pertunjukan musik.

 


 

Penulis
Fari Etona
Pendenger musik pop dan rock, serta pecinta binatang dan pemakan buah-buahan.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

Laidthis Nite Kembali dengan “It’s Gonna Be Alright”

Sembilan bulan setelah “LoveLight” diperdengarkan, Laidthis Nite kembali dengan single baru tentang hasrat dalam judul “It’s Gonna Be Alright” (12/11).

Menakar Hak Pencipta Lagu

Sebelum bicara hak pencipta lagu mari bicara soal ini. Sebagian besar musisi indie sudah mengerjakan apa yang umumnya label rekaman lakukan pada umumnya. Yaitu merekam lagunya melalui perangkat sendiri tanpa harus diberi modal besar …