Irama Dari Nusantara: Perjalanan Panjang Radio Kita

Sep 20, 2018

Irama Nusantara yang sedang mendigitalkan koleksi RRI di berbagai kota. foto: Irama Nusantara

Peran dan fungsi radio begitu besar bagi Indonesia terutama dalam perkembangan kehidupan sosial, politik dan ekonomi dalam bermasyarakat, sehingga mempengaruhi kebudayaan serta karakter masyarakat Indonesia. Ini semua melalui perjalanan sejarah radio yang begitu panjang, kehadiran radio di Indonesia seolah mempertegas kebudayaan lisan di mayoritas masyarakat Indonesia. Tak heran mungkin hingga saat ini masih ada masyarakat Indonesia yang masih buta huruf (tidak bisa membaca huruf latin) tapi tidak buta informasi, karena terbiasa dan kerap mendengarkan serta menyerap informasi lewat radio.

Di saat peralihan jaman kini sudah mulai terasa, teknologi berlari begitu cepat masyarakat Indonesia khususnya di perkotaan mulai meninggalkan radio, namun perlu digarisbawahi begitu krusialnya peran radio bagi bangsa ini dalam masa lampau, begitu besarnya peran radio dalam perjalanan bangsa ini yang memang seharusnya tak boleh dilupakan.

 

____

1
2
3
Penulis
Alvin Yunata
Mengawali karirnya menjadi seorang vokalis band Harapan Jaya sejak tahun 1996 dan membuahkan 3 album. Di 2002 bersama Sir Dandy membentuk band Teenage Death Star dan menjadi gitarisnya. Di 2003 memulai sebuah acara program acara musik sidestream di Oz Radio Bandung. Di akhir tahun 2005 sempat menjabat feature editor Trax Magazine. Lalu bersama David Tarigan fokus mendirikan Yayasan Irama Nusantara, www.iramanusantara.org. Sebuah inisiasi pengumpulan dan pendigitalisasian data musik Indonesia populer. Yang berfokus pada rekaman era pra kemerdekaan, 1950an, 1960an, 1970 dan 1980an.

Eksplor konten lain Pophariini

Angel Pieters dan Kisah Tentang Merelakan

Selain baru saja merilis lagu terbaru ini, Angel Pieters juga tengah mempersiapkan album pertamanya yang diharapkan bisa rilis dalam waktu dekat.

Merawat Mimpi Bersama Aldrian Risjad

Mengenal sosok Aldrian Risjad, di tahun 2020 lalu ia merilis EP debut berjudul Interrobang bersama Sun Eater yang berisi enam nomor di dalamnya.