Kolaborasi Eka Annash dan Kareem Soenharjo di Boiler Room

Jun 2, 2021

Di penghujung bulan Mei lalu, tersiar kabar bahwa dua nama lokal, Eka Annash (The Brandals, Zigi Zaga) dan Kareem Soenharjo (BAP, BAPAK) akan berkolaborasi dalam sebuah proyek noise-punk, khusus untuk Boiler Room di pertengahan bulan Juni mendatang. Tidak hanya itu, keduanya juga akan turut dibantu oleh Ariel Kaspar (Bedchamber) di posisi drum.

Akan mengudara pada tanggal 20 Juni mendatang, gelaran bertajuk Respect Our Elders yang diorganisir oleh label asal Inggris, Eastern Margins ini adalah sebuah showcase yang menghadirkan kolaborasi lintas generasi, juga sebagai bentuk solidaritas dan penggalangan dana untuk komunitas Asia yang sedang menghadapi gelombang anti-Asian racism di sejumlah negara.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Eastern Margins (@easternmargins)

Selain kolaborasi antara Eka Annash dan Kareem Soenharjo, gelaran ini juga turut menghadirkan kolaborasi dari musisi-musisi Asia lainnya, sebut saja Lorin Roser dan OHYUNG, Bo Ningen (Japonia) dan Mai Nguyen Tri, serta Liao Zilian dan Jaeho Hwang.

Kepada Pophariini (26/05), Kareem Soenharjo bercerita secara singkat mengenai kolaborasinya dengan Eka Annash di gelaran ini, juga dengan sedikit bocoran mengenai masa depan proyek tersebut dan proyek pribadinya.


Bagaimana bisa sampai ke Boiler Room bersama Eka Annash?

Kalau Boiler Room tuh, lebih ke gara-gara Arya (Rinaldo). Arya tuh temen gue yang juga ngurus Eastern Margins di UK. Terus dia ngomong, “Reem, gue kayaknya mau bikin acara nih sama Boiler Room, lo mau ikut nggak?”. Terus, dikasih tahu konsepnya memang yang Respect Our Elders, yang gue kolaborasi sama musisi generasi yang lebih tua.

Kebetulan, kemarin baru interview sama mas Eka (Annash) di Diskas. Terus setelah interview, kita ngobrol. Kalau ada proyek-proyekan lucu sih, kolaborasi atau apa. Pas banget. Hitting two birds with one stone saja sih.

 

Apakah nantinya proyek ini bakal berjalan serius setelah Boiler Room?

Nggak tahu [tertawa]. Kita buat lagunya juga lumayan cepat sih, ada deadlinenya kan. Tapi memuaskan sih. We really like the songs. Cuma, untuk sekarang gue nggak mau menggede-gedekan sesuatu yang mungkin belum ada umurnya, belum lahir gitu sampai sekarang. Jadi, untuk sekarang, gue sama mas Eka dan Ariel (Kaspar – Bedchamber) mikir kayak, let’s just have fun for now.

Akan main set seberapa panjang?

Lebih dari 10 menit deh.

Dalam waktu dekat ini, apa yang sedang direncanakan oleh seorang Kareem Soenharjo?

Lagi ngurusin album! [tertawa]. Memang sudah ada beberapa lagu BAP yang sudah kekumpul sebenarnya yang gue pengin jadiin album saja sih. Lebih ke situ. Dan paling agak ngepop saja sih. Ya pop-nya BAP kayak gimana deh, begitu saja kali ya. Gue juga nggak mau terlalu menggeneralisir juga. Lebih tanpa beban saja dengerin lagu-lagunya. Kayak, untuk sekarang gue ngerasa lebih yin-yang saja sih. Making pop songs is fun [tertawa].

Kerja sama dengan produser lain?

[Menggelengkan kepala] Senang man bikin lagu sendiri soalnya.


Kolaborasi antara Eka Annash dan Kareem Soenharjo ini akan bisa disaksikan secara live streaming pada tanggal 20 Juni mendatang melalui kanal resmi dari Boiler Room.

Penulis
Raka Dewangkara
"Bergegas terburu dan tergesa, menjadi hafalan di luar kepala."
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

20 Tahun Album Padi, “Sesuatu Yang Tertunda”

Di umurnya yang sudah dua dekade, Sesuatu Yang Tertunda milik Padi masih tetap menjadi sesuatu yang indah.

Saling Menguatkan bersama Nino Kayam

Mengenai “Nikmati Rindunya”, Nino mendedikasikan single terbarunya ini untuk sang ayah yang berpulang di bulan Oktober 2020 lalu.