Kolaborasi Pelaku Industri Kreatif Mataram Dalam Video Klip Sundancer

50

Andai masih ingat, beberapa waktu lalu, unit garage punk asal Lombok, Sundancer, baru saja merilis single terbarunya, “Firasat”. Dalam rentang waktu setelah perilisannya, respon positif banyak didapat oleh Sundancer. Salah satunya adalah kekaguman karena “Firasat” dibawakan dengan tempo yang cenderung lebih lambat ketimbang lagu-lagu Sundancer lainnya. Simak artikel mengenai “Firasat” di tautan ini

Seakan memanfaatkan bensin yang masih tersisa banyak, 7 hari setelah “Firasat” dilepas, akhirnya video klip dari single tersebut juga menyusul untuk dilepas.

Disutradarai oleh sang vokalis, Decky Jaguar, Sundancer juga bekerja sama dengan Sepertiga Pictures dan Symphony Creative. Untuk kedua nama tersebut, mereka berperan penting dari jalannya industri kreatif di kota Mataram dalam beberapa tahun kebelakang.

Tidak hanya bekerja sama dengan kedua production house tersebut, Sundancer juga menggaet seniman muda Mataram, Altha Rivan AP selaku penulisan naskah dan pengarahan artistik.

Sundancer: Om Robo dan Decky / foto: dok. Sundancer

Sekedar kilas balik, pada video klip “Kisah Pilu” yang mereka rilis pada Juli 2019 lalu, mereka juga mengangkat keindahan kota Mataram, kota dimana mereka berasal. Sedikit ulasan mengenai video klip “Kisah Pilu” juga bisa disimak di tautan berikut ini

Kolaborasi antar para pelaku industri kreatif di sebuah kota tentunya merupakan salah satu kunci jalannya industri kreatif di kota tersebut. Melalui rilisan persnya, Sundancer berharap bahwa kolaborasi ini menjadi pemicu band lain di Lombok untuk juga menjadi produktif.

Video klip dari “Firasat” sudah bisa disaksikan melalui kanal YouTube Sundancer:

 

____