Kolaborasi Tahun ini: Sepatu Compass x Kelompok Penerbang Roket

• Mar 4, 2020

Bagaimanapun juga Compass masih tetap berusaha untuk menangani masalah klasik mereka ini, yaitu soal keterbatasan mereka dalam memproduksi jumlah sepatu, “Kita sih udah tahap scaling up, emang ga gampang butuh proses banget. Perlahan namun pasti, kita gamau terburu-buru dengan meninggalkan poin utama kami, kualitas.” Tandas Aji. 

Mereka sudah sempat mengekspansi pabrik sepatu ke Semarang dan menambah SDM. Namun, hasil yang didapat tidak maksimal.

Bagi Aji, harusnya Indonesia tumbuh kompetisi yang sehat. Bukannya yang saling menjatuhkan jika suatu brand sedang terkendala masalah, “Kalau mau berkompetisi, berkompetisi yang sehat. Gimana? Kita berkompetisi secara kreatif, bikin design yang bagus, bikin campaign yang bagus, bikin story yang relevant, pasti seru jadinya kalau semua brand bikin produk yang keren-keren, masyarakat akan banyak pilihan sepatu keren.”

Selain itu para konsumen pun juga harus terlibat aktif untuk ikut mengembangkan industri sepatu ini, bukannya langsung dijatuhkan ketika ada masalah. “Industri Indonesia harus sehat, apalagi persepatuan. Yang bisa protect brand Indonesia ya rakyatnya sendiri, butuh semua komponen untuk bikin movement ini jalan. Jadi ya emng harus bareng-bareng.” Tutup Aji.

 

____

Penulis
Jonathan
Cuma sok tahu tentang musik. Suka foto-foto stage juga.

Eksplor konten lain Pophariini

Dengarkan Perjalanan Baru Ecoutez

Ecoutez mengumumkan vokalis baru mereka, Sheila Anandara dalam acara Top 3 yang digelar hari Sabtu (12/06) di Airman Planet Lounge, Jakarta. Acara ini langsung dihadiri para personel, yakni Ayi, Jay, Leo, Iyas, serta dua …

5 Lagu Cinta Indonesia Pilihan SIVIA

Sivia telah mengunggah video rekaman Love Spells Virtual Showcase terbaru melalui kanal YouTube pribadi, SIVIA. Di antara lagu yang bisa disaksikan “Love Jokes”, “Old Love”, “Breathe”, dan “Love Spells” yang terbagi dalam beberapa episode. …