Kunto Aji Bocorkan Proyek Mantra Mantra Keroncong

134
Hindia
Sesi obrolan Hindia dan Kunto Aji di instagram live Pop Hari Ini, Kamis (2/06) malam lalu

Tadi malam (02/07), episode terakhir dari rangkaian sesi Live Instagram dari rilisnya edisi cetak perdana Pophariini baru saja selesai mengudara. Episode terakhir ini menjadi spesial, karena turut menampilkan Baskara Putra alias Hindia selaku host, ditemani oleh sang tamu, Kunto Aji.

Jika pada dua episode sebelumnya obrolan selalu dipandu Anto Arief selaku pimpinan redaksi Pophariini, maka yang tadi malam giliran Hindia yang menjadi host, di bawah embel-embel “Hindia Bajak IG Live Pophariini”

Pada dua episode sebelumnya, Pophariini juga turut mengundang Gema Semesta selaku salah satu nama dibalik impresifnya visual dari edisi cetak perdana ini. Bersama Gema, topik bahasan yang diangkat adalah seputar “Bincang Desain Grafis” dan hal-hal menarik mengenai visual yang dihadirkan dalam edisi cetak perdana tersebut.

Simak siaran ulang Live Instagram Pophariini dengan Gema Semesta lewat tautan di bawah ini

Sementara minggu lalu, PHI kedatangan Hasief Ardiasyah, nama yang sudah tidak asing lagi dalam lingkup jurnalisme musik di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Hasief juga turut mengisi wawancara mendalam dengan Hindia yang bisa disimak lengkapnya di edisi cetak perdana Pophariini.

Bocor tipis-tipis: Mantra Mantra Keroncong

Kembali ke episode terakhir, ini menjadi episode yang paling intens dan juga membawa beberapa cerita yang mungkin belum pernah terungkap sebelumnya. Setidaknya, ada beberapa hal menarik yang tercatat oleh kami.

Salah satunya adalah, sedikit bocoran mengenai proyek terbaru Kunto Aji, Mantra Mantra Keroncong yang diinfokan akan segera hadir di tahun ini.

“Masih teaser banget, jadi masih belum gue share kapan dan gimananya, tapi tahun ini,” terang Aji ketika disinggung Baskara mengenai proyeknya tersebut.

Setelahnya, obrolan berlanjut seputar Mantra Mantra dan bagaimana album kedua dari Kunto Aji tersebut menjadi salah satu yang memegang peranan penting dalam lahirnya Menari Dengan Bayangan. Bagaimana “Sulung” begitu mempengaruhi Baskara dalam menggarap nomor-nomor di album perdananya.

“Gue habis nulis Secukupnya, tapi gue belum mikir untuk kedepannya. Lalu gue nulis ‘Evaluasi’, dan dimana idenya berkembang. Namun ditengah-tengah semua itu, gue kembali melewati beberapa hal yang akhirnya membuat gue gak ngapa-ngapain lagi, bisa dibilang mental breakdown. Selama 2 minggu gue cuma di kamar saja. Tapi selama 2 minggu itu, gue memaksa diri gue untuk kembali menulis apapun yang gua rasakan saat itu, yang mana akhirnya menjadi cikal bakal dari Menari Dengan Bayangan ini,” tutur Bas ketika ditanya Aji mengenai momen apakah yang menjadi turning point dirinya.

Perihal cerita tersebut, versi lengkapnya juga sudah dibahas oleh sebuah wawancara mendalam dari Hasief Ardiasyah dan juga Baskara sendiri dalam edisi cetak perdana kami.

Siaran ulang dari sesi Live Instagram tadi malam (02/07) masih bisa disaksikan melalui tautan berikut:

Sebagai pengingat, edisi cetak perdana dari Pophariini masih bisa kalian dapatkan melalui Sun Dong Yang, atau langsung saja menuju tautan di bawah ini.

___