Melangkah di Antara Centralismo: 15 Tahun Album Perdana Sore

2927
Sore berseragam sekolah saat syuting videoklip lagu C’mon Lennon, “Aku Cinta J.A.K.A.R.T.A.” / Foto dari arsip Bemby Gusti

Tapi biarlah itu menjadi diskusi untuk lain waktu. Sementara itu di 2020 yang nyata, baik Aksara Records dan Pendulum Studio sudah lama tutup. Potret keluarga Sore yang dulu dipajang itu pun sudah hilang tanpa jejak kecuali sebuah foto buram dengan resolusi rendah yang disimpan Bemby. Dari lima pria yang ada di foto itu, Mondo sudah menempuh jalan sendiri sejak 2012, dan yang empat lainnya tetap bersama hingga Echa mengundurkan diri di akhir 2019. Kini tinggallah Ade, Awan dan Bemby yang masih membawa nama Sore, bersama para musisi berbakat yang membantu mereka di panggung maupun studio.

Di tahun 2021, Sore akan genap berusia 20 tahun sebagai band. Empat tahun sesudah itu, Centralismo juga akan mencapai ulang tahun ke-20. Mungkin Sore masih akan ada untuk merayakan kedua ulang tahun itu; mungkin juga mereka yang tersisa akan merasa sudah saatnya mengakhiri perjalanannya. Jika tibalah saatnya Sore terbenam, mudah-mudahan kelima sahabat yang ada di foto itu masih bisa tersenyum mengingat masa senang dan sedih yang mereka alami bersama, serta kebahagiaan yang dihadirkan Ade, Awan, Bemby, Echa dan Mondo bagi banyak orang melalui musik mereka.

 

Foto buram dari potret keluarga Sore yang dipajang di Pendulum Studio. / Foto dari arsip Bemby Gusti

Atau kalau meminjam lirik lagu “Etalase”: Kenangi semua, walau sudah tiada.

 

____