PHI TIPS: Tips Jajan Rock di Era PPKM

Jul 28, 2021

Selamat datang di edisi terbaru dari PHI Tips! Kali ini, kami akan membahas dan juga memberikan tips-tips seputar Jajan Rock!

Tapi sebelum kita mulai, mari kita sedikit membahas mengenai sang slogan tersebut yang kerap kali terucap – entah itu di tongkrongan, di sebuah acara musik, atau pun di sudut-sudut obrolanmu.

Bisa dibilang, bahwa Jajan Rock sebenarnya adalah sebuah slogan yang erat kaitannya dengan “jajan berbagai pernak-pernik musik”. Mulai dari CD, kaset, vinyl, t-shirt, buku musik, pokoknya semua memorabilia yang berkaitan dengan musisi dan musiknya.

Situasinya juga bisa digambarkan seperti ini: Kamu memesan sebuah CD dari band favoritmu. Kamu memutuskan untuk dikirimkan ke kantormu. Ketika CD tersebut sampai, kamu terlihat senang. Ternyata temanmu melihat momen tersebut, lalu keluarlah celetukan dari mulutnya, “Cie, Jajan Rock nih!”. Kira-kira seperti itu situasinya.

Bahkan, solois folk Harlan Boer pun juga pernah membuat sebuah tribut bagi slogan tersebut dengan membuat sebuah EP dengan tajuk Jajan Rock di tahun 2013 lalu, setelah sebelumnya juga melepas single dengan judul yang sama di tahun 2012, dalam album kompilasi Joyland Festival.

 

Bicara Jajan Rock sendiri pun, ini juga menjadi salah satu cara bagi kamu untuk tetap mendukung band ataupun musisi favorit kalian agar bisa tetap melanjutkan perjalanannya, apa lagi di era pandemi seperti ini. Lupakan jumlah streams, saatnya mendukung mereka dengan cara nyata, salah satunya Jajan Rock merchandise dan rilisan-rilisan mereka.

Sekarang, PHI Tips akan berbagi tips (tentu saja) mengenai Tips Jajan Rock di Era PPKM! Seperti yang sudah diketahui bersama, bahwa di hari Minggu (25/07) lalu Presiden Joko Widodo resmi memperpanjang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 yang semula akan berakhir pada 26 Juli lalu menjadi hingga tanggal 2 Agustus mendatang.

Simak baik-baik ya, karena ada beberapa tips penting bagi kalian jika ingin Jajan Rock di era PPKM saat ini.


Paling penting di antara tips-tips lainnya. Tentu saja, di era pandemi ini banyak hal yang tidak diduga, yang beberapa diantaranya membutuhkan penggunaan dari dana darurat, amit-amit jika hal tersebut terjadi. Nah, maka dari itu, coba tentukan prioritasmu terlebih dahulu sebelum kamu memutuskan untuk Jajan Rock. Jangan sampai kegiatan ini mengganggu dana daruratmu ya!

 

Jika kamu sudah memikirkan poin 1, maka selamat datang di poin ke-2! Selain bijak dalam pembelanjaan, tentu saja kamu juga sudah harus tahu dengan apa yang mau kamu beli. Apakah itu CD dari album terbaru band pop favoritmu? Ataukah t-shirt dari band post-punk yang sedang gencar-gencarnya kamu ikuti? Semua keputusan ada di tangan (dan saldo rekening) kamu.

 

Nah, setelah tahu kamu mau beli apa, sekarang saatnya untuk menentukan akan belanja di toko mana. Memang, ada beberapa band yang memutuskan untuk menjual merch-nya secara mandiri, namun juga ada banyak band yang menitipkan ‘dagangannya’ ke berbagai toko di berbagai daerah. Kalau misal kamu sedang berada di Bandung, kamu bisa berkunjung ke Omuniuum atau Warkop Musik. Jika kamu di Tangerang, coba mampir ke Langen Srawa & Hey Folks Shop. Tentu saja, ada banyak pilihan jika berbicara mengenai toko musik di Jakarta. Sebut saja Kios Ojo Keos, La-La Records, toko resmi Demajors di M-Bloc, QuickeningThe Storefront, Pophariini Store (hehe) dan berbagai toko-toko lainnya.

 

Ini juga sebenarnya penting dan kerap kali terlewat. Buat apa kamu sibuk memilih deretan merchandise yang ingin kamu beli tapi kamu tidak punya uangnya? Oh iya, andai ternyata merchandise incaranmu hadir dengan sistem pre-order, itu juga bisa menjadi sebuah solusi juga lho.

 

Yang terakhir, jangan kalap! Jangan mentang-mentang kamu baru gajian dan kamu langsung ingin menghabiskan setengahnya untuk Jajan Rock! Ingat, masih belum jelas bagaimana situasi pandemi ini akan berakhir kapan, dan kembali ke poin nomor satu, kamu juga harus menjaga timbangan dana daruratmu ya!

Akhir kata, selamat Jajan Rock!


 

Penulis
Raka Dewangkara
"Bergegas terburu dan tergesa, menjadi hafalan di luar kepala."
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

Album Ningrat, Jamrud: Kontrasepsi dan Duka Surti

21 Tahun album Ningrat milik Jamrud , gitaris dan penulis lagu Azis M.Siagian sempat bikin geger tahun 2000 lewat “Surti-Tejo”.

Sinergi Sri Hanuraga dan UPH CoM

Adalah musisi jazz Sri Hanuraga bersama dengan UPH Conservatory Of Music yang mengambil sinar panggung kolaborasi kali ini.