Rangkuman Album Kompilasi Rilisan 2021

Jan 9, 2022

Menyenangkan, jika berbicara mengenai musik Indonesia di sepanjang tahun 2021 lalu. Memang, hidup masih berjalan beriringan dengan pandemi, namun nanyak sekali rilisan-rilisan menakjubkan yang hadir bergiliran (bahkan ada beberapa yang berbarengan!) di duabelas bulan tersebut. Mulai dari album penuh, mini album, split album, album kompilasi hingga nomor tunggal dan ragam kolaborasi serta bentuk-bentuk lainnya.

Bicara mengenai album kompilasi, ada beberapa album yang masuk di radar kami selama rentang waktu tersebut. Semuanya tampak membawa semangat yang sama, yakni menangkap zaman dan merekam apa yang terjadi di sekeliling mereka.

Ceritanya pun beragam. Ada yang menceritakan tentang keadaan musik di kota asalnya, rangkuman dari sebuah pakem, proyek dari label rekaman, garapan sebuah brand hingga kolaborasi antar media yang melahirkan album kompilasi tersebut.

Berikut adalah di antaranya, selamat menyimak.


1. Bikin Kompilasi “Bless This Year” – Deathrockstar & Bikin Panggung (Februari 2021)

Kompilasi ini hadir di awal tahun, dipersembahkan oleh Deathrockstar dan Bikin Panggung yang bekerja sama untuk mengurasi nama-nama di dalamnya. Rilis di bulan Februari, total ada sepuluh band dari penjuru Indonesia yang dirangkum oleh keduanya. Mereka adalah Loka (Makassar), Soulfood (Bali), Eisen (Surabaya), Gardenia (Banjarnegara), Space Cubs (Purwokerto), The Sugar Spun (Bandung), Horse Planet Police Department (Bogor), Mafia Pemantik Qolbu (Jakarta), Fulanfehan (Jambi) dan Eleanor Whisper (Medan). Bikin Kompilasi “Bless This Year” bisa didengarkan dalam format digitalnya melalui tautan ini.

 

2. Simulakra – Irama Jaya Radio (April 2021)

Dari Bali, Irama Jaya Radio menginisiasi hadirnya sebuah album kompilasi yang melibatkan sepuluh band serta musisi Bali, juga bertepatan dengan perayaan Record Store Day 2021. Kompilasi ini diramaikan oleh Soulfood, Rollfast, Milledenials, Settle, Astera, Madness on Tha Block, Advark, Manja, Rajawali Ingkar Janji dan Adama Morris yang dihadirkan dalam format kaset pita.

 

3. Bandung Bawah – Funfun Kolektif (April 2021)

Di tahun 2021, hadir sebuah album kompilasi dari Bandung. Bertajuk Bandung Bawah, kompilasi ini digarap oleh Funfun Kolektif, sebuah kolektif yang kerap menggelar micro gigs di Bandung. Tidak tanggung-tanggung, delapan belas nama mereka bawa dalam Bandung Bawah. Beberapa di antaranya yang terlibat antara lain Bitzmika, Erratic Moody, Ray Viera Laxmana, Rasukma, Well Whale hingga The Sugar Spun. Kunjungi akun Instagram dari Funfun Kolektif untuk mendapatkan CD dari album kompilasi Bandung Bawah.

 

4. Ocean Blender – Anoa Records (Mei 2021)

Anoa Records mestinya mendapatkan apresiasi lebih di tahun 2021 lalu. Mulai dari menghadirkan kembali rilisan lawas dari Sieve, Gergasi Api dan Themilo, menaungi beberapa nama yang juga merilis materi terbarunya seperti Texpack, hingga dua album kompilasi yang juga sama pentingnya. Yang pertama adalah Ocean Blender, potret nama-nama shoegaze dan dream pop di Indonesia saat ini. Trivia menarik, karena Ocean Blender merupakan lanjutan dari Holy Noise, album kompilasi dari tema besar yang sama yang dilepas di tahun 2015. Potretnya meliputi Themilo, Lass Belladonna, Sharesprings, Dive Collate dan Winona Dryver. Oh iya, Ocean Blender dihadirkan dalam format kaset pita yang bisa didapatkan di Anoa Records Store.

 

5. Derby Days – Anoa Records & Leeds Records (Juni 2021)

Masih dari Anoa Records, namun kali ini mereka berkolaborasi bersama Leeds Records dalam Derby Days: Indonesian Indie Rock Compilation. Seperti judulnya, empat belas nama indie rock Indonesia saat ini dihadirkan setelah melalui proses kurasi kedua label rekaman tersebut. Nama-nama yang hadir pun masih terdengar familiar, sebut saja Skandal, Barefood, Texpack, Gascoigne, Sugarsting dan nama-nama anyar seperti Rrag dan Swellow. Sama seperti Ocean Blender, Derby Days hadir dalam format kaset pita.

 

6. Kompilasi Satu Dekade Medan Blues Society – Frog Balls Records (Juli 2021)

Merayakan perjalanan satu dekade Medan Blues Society, sebuah album kompilasi berjudul Kompilasi Satu Dekade Medan Blues Society dirilis oleh Frog Balls Records. Rilis di pertengahan bulan Juli, empat belas nama dengan pakem yang sama membawa warna dan eksplorasinya masing-masing. Album kompilasi ini bisa disimak di berbagai layanan streaming musik.

 

7. Sounds Cute Might Delete Later – Sun Eater (Agustus – Desember 2021)

Yang ini terbilang unik. Sun Eater, label rekaman yang menaungi nama-nama seperti .Feast, Hindia hingga Aldrian Risjad ini membawa konsep mini album kompilasi ‘senang-senang’ yang dirilis di tiap bulannya, dimulai dari bulan Agustus hingga Desember. Dalam rentang waktu tersebut, empat edisi sudah dilepas, membawa materi-materi dari Rayhan Noor, Agatha Pricilla, Mantra Vutura, Glaskaca, Maseta, Tashoora, Marigold hingga Lomba Sihir. Empat edisi tersebut bisa disimak melalui halaman Spotify dari Sun Eater.

 

8. Kompilasi Irama Kotak Suara Terbaik Vol.1 – Pophariini (Agustus 2021)

Agak narsis memang jika melihat nama kompilasi ini ada di dalam daftar, mengingat bahwa ini digarap oleh Pophariini dan teman-teman lainnya. Namun karena hitungannya juga sebuah kompilasi, maka rasanya tidak apa-apa ya. Berangkat dari program Irama Kotak Suara, di bulan Agustus lalu Pophariini menghadirkan dua belas nama terbaik dari program tersebut dalam sebuah rangkuman kompilasi. Jika penasaran, klik di sini untuk mendengarkan keseluruhannya.

 

9. Pop diKota – SRM Bookings & Services (September 2021)

Pop diKota

Pop diKota merupakan sebuah perayaan perjalanan dari sepuluh tahun SRM Booking & Services berkiprah di industri musik Indonesia. Selaras dari judulnya, Pop diKota mereka harapkan bisa menjadi penanda jaman dari musik pop di kota, yang mungkin spesifiknya adalah kota Jakarta. Warna ‘pop’ yang dibawa pun beragam, dari Bilal Indrajaya, Sunwich, Groovebox Story, Guernica Club, Ranu Pani, Purpla, hingga Irama Pantai Selatan.

 

10. Music For Adventure – Eiger (September 2021)

Eiger

Berkolaborasi dengan Beli Album Fisik, Eiger mempersembahkan sebuah album kompilasi bertajuk Music For Adventure. Hadir dalam bentuk box-set, kabarnya seluruh keuntungan penjualan akan didonasikan melalui Benihbaik.com kepada Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) untuk kegiatan perlindungan dan pemulihan habitat hutan, utamanya orangutan di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Selain dalam format box-set, format digitalnya pun juga sudah dirilis.

 

11. Fresh Meat – Koloni Gigs & Rilisan Fisik (Oktober 2021)

Sama dengan judulnya, ‘segar’, Koloni Gigs dan Rilisan Fisik memberi kabar dari Yogyakarta mengenai nama-nama yang sedang panas-panasnya di sana. Bertepatan dengan perayaan Yogoyakarta Cassette Week 2021, dua lusin plus dua nama mereka bawa. Ada The Bunbury, Infinite Siennas, Impromptu, The Kick, Nood Kink, Haszh, Lor, Circle Fox, Smstr10, Liburan Dirumah, Bias, The Melting Minds, Krans dan Stationary. Kabarnya, kaset pita dari Fresh Meat sudah terjual habis.

 

12. Kompilasi Rakyat Vol.1 – Igun Sudarmono, MusicVibe, Folkslokal & Band Temen Loe (November 2021)

Empat media, yakni Igun Sudarmono, MusicVibe, Folkslokal dan Band Temen Loe berkolaborasi untuk menghadirkan satu album kompilasi bertajuk Kompilasi Rakyat Vol.1. Berkat kerja sama antara empat media tersebut, kurasi nama-nama yang hadir di kompilasi ini terbilang menarik. Ada Sekaranggi (yang baru merilis album keduanya, Delapan), Dialog Senja yang konsisten dengan rilisan tunggal di sepanjang tahun, juga sebuah kolaborasi antara Meda Kawu dan Vira Talisa. Nama-nama lainnya bisa kalian simak di sini.

 

13. Noise Assault Vol.1 – Grieve Records (November 2021)

Menutup rangkaian di akhir tahun, Grieve Records merangkum musik underground dan selingkarnya dari deretan penjuru kota, dari Jakarta, Bandung, Bogor, Cikarang, Blora hingga Surabaya. Dengan judul Noise Assault Vol.1, ide awal terciptanya album kompilasi ini adalah ketika Grieve Records melempar sebuah pertanyaan melalui akun Instagram mereka mengenai band-band rekomendasi dari para pengikutnya. Karena nama-nama yang didapatkan terlampau banyak, akhirnya terciptalah kompilasi ini. Kunjungi tautan ini untuk mendapatkan CD dari Noise Assault Vol.1.


 

Penulis
Raka Dewangkara
"Bergegas terburu dan tergesa, menjadi hafalan di luar kepala."
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Eksplor konten lain Pophariini

Hantam Dinamika, Closure Lepas Album Debut

Rilis bersama label rekaman Haum Entertainment, total ada sepuluh nomor yang dibawa oleh Closure dalam Innocence yang sudah hadir melalui The Store Front.

Janjikan Hal Baru, Vira Talisa Ajak Laze di “Mejikuhibiniu”

Vira Talisa menjanjikan banyak hal baru di perjalanan bermusiknya kelak, yang langkahnya sudah dimulai melalui “Mejikuhibiniu”, single terbarunya. Hadir perdana bersama label rekaman Dominion Records, Vira membawa interpretasinya terhadap warna-warni pelangi dalam single ini, …