Lagu Indonesia Paling Ganggu, Tapi Nempel Di 2019

• Jan 30, 2020

Seperti tahun lalu, di penghujung 2019 tim redaksi Pop Hari Ini kembali melempar survei kecil-kecilan via akun media sosial kami. Pertanyaannya adalah “Lagu apa yang ganggu tapi nempel di kepala di 2019”. Dan seperti yang sudah-sudah responnya seru. Yang menarik di tahun ini adalah ada lagu dari skena independen yang mendapatkan kehormatan masuk ke dalam daftar ini. Karena itu berarti racun musik pop pada lagu mereka bekerja dengan sangat baik.

Meskipun dibilang ‘ganggu’, tetap pada kenyataannya ke 10 lagu di dalam daftar ini adalah lagu-lagu yang berhasil mengelayuti telinga banyak orang, sehingga tahun 2019 otomatis menjadi milik mereka. Meskipun beberapa lagu bukan rilisan 2019.

Silahkan simak berbagai genre dari folk, dangdut, rock hingga pop jazz yang masuk ke daftar lagu Indonesia paling ganggu di 2019. Dan bisa jadi bukti betapa kayanya genre musik Indonesia saat ini.

 

Andmesh – Cinta Luar Biasa

Tidak mengherankan. Karena sejujurnya saya hampir tidak bisa lolos ketika naik taksi daring tanpa mendengar lagu ini diputar oleh supirnya. Vokal empuk dalam balutan musik pop jazz tipikal dengan gitar akustik dan denting piano, dan lirik yang membuai untuk orang Indonesia kebanyakan:

Terimalah lagu ini / Dari orang biasa / Tapi cintaku padamu luar biasa / Aku tak punya bunga / Aku tak punya harta / Yang kupunya hanyalah hati yang setia / Tulus padamu

 

Stephanie Poetri – I Love You 3000

Ini lagu yang berkumandang di mana-mana secara harfiah. Dari di minimarket dekat rumah, hingga menduduki posisi internasional teratas Global Viral 50 Spotify Juli lalu. Lagu ini juga populer di Spotify Thailand, Malaysia, Singapore dan Taiwan. Lalu kini ia pun bergabung dengan 88rising, manajemen yang menaungi Rich Brian dan NIKI. Ya setelah berada di tangan yang tepat, paling tidak kita bisa berharap agar predikat one hit wonder jangan dekat-dekat dengan dirinya.

 

Barasuara – Guna Manusia

Setelah menjadi band dengan jadwal panggung yang padat mereka kembali dengan album barunya Pikiran dan Perjalanan, sekaligus merilis singel pertama ini. Terbukti catchy dan begitu earworms, sehingga saking seringnya diputar dan dibicarakan banyak yang menganggapnya menggangu.

 

Hindia – Evaluasi

Ini juga. Setelah album solonya Menari Dengan Bayangan masuk ke dalam daftar Album Terbaik 2019 versi Pop Hari Ini, banyak warganet yang memilih lagu ini sebagai lagu yang “ganggu tapi nempel”. Yang pasti di jagat internet, bila sebelumnya Barasuara sempat menjadi bulan-bulanan warganet dan kritikus, kali ini giliran pria ini.

 

Nassar – Seperti Mati Lampu

Ini adalah lagu dangdut yang dirilis beberapa tahun silam yang ditulis oleh Sigit Purnomo Syamsuddin Said, alias Pasha “Ungu”. Entah kenapa banyak yang menyebutkan lagu ini di 2019. Yang jelas lagu dangdut ini memiliki kata “sayang” atau “cinta” di setiap bait lirik verse-nya. Bolehkan berharap menunggu lagu ini diputar oleh para DJ koplo/dangdut hip di skena independen?

 

Fiersa Bersari – Celengan Rindu

Lagu tahun 2014 ini banyak dipilih dalam poll kecil-kecilan kami. Jika boleh sotoy ada beberapa faktor kenapa lagu ini kembali populer di 2019. Pertama adalah eksistensi Fiersa di media sosial, lengkap dengan rajinnya mencuitkan kata-kata puitis tanpa henti. Kedua, jadwal panggung yang padat membuat lagu ini kemudian berkumandang di mana-mana. Dan yang terakhir karena mengangkat salah satu tema percintaan yang timeless. Yaitu tema hubungan jarak jauh. Tidak heran bila lagu ini menjadi soundtrack resmi bagi mereka yang menjalani LDR (long distance relationship).

 

Abah Lala – Gede Roso (Cendol Dawet)

Lord Didi Kempot mungkin berjaya di 2019 kemarin. Tapi yang ini juga jangan dilupakan. Frontman grup dangdut yang cukup melek sosmed ini mempopulerkan istilah “cendol dawet” di media sosialnya. Yang kini menjadi jargon di dunia dangdut, dan bahkan dipakai oleh para penyanyi dangdut populer kala di atas panggung.

 

Ilir 7 – Salah Apa (Entah Apa Yang Merasukimu)

Penulis
Fari Etona
Pendenger musik pop dan rock, serta pecinta binatang dan pemakan buah-buahan.

Eksplor konten lain Pophariini

Asteriska Membawa Single “Ibu Pertiwi” untuk Bumi

Apa yang bisa dilakukan untuk membuktikan kecintaan terhadap bumi telah diungkapkan oleh Asteriska baru-baru ini lewat single terbarunya berjudul “Ibu Pertiwi”. Single ini kabarnya pembuka bagi mini album berisi empat lagu yang ia beri …

Selamat Datang Kembali, cscd!

Satu lagi kabar bahagia di tahun 2021 ini. Masih ingat dengan Cascade, unit pop asal Bandung yang sempat hilir mudik di penghujung era 2000-an lalu? Setelah memutuskan vakum, jebolan LA Lights Indiefest volume kedua …