Rekomendasi: Madness Belong To All: Catatan Ganjil Musik Abad 20 – Aliyuna Pratisti

167

Pada akhirnya harus diakui kalau buku ini cukup “berat”. Namun bagi para kutu musik yang gemar merumitkan urusan mendengar musik dengan rasa ingin tahu berlebihan, buku ini akan mengajak kita berekspedisi lebih jauh. Juga mampu menuntun kita untuk menemukan musik-musik baru (yang lama) atau bahkan hanya sekedar melakukan pendalaman lagi sehingga menemukan kilau baru pada musisi/abum favorit kita. Atas semua itu maka buku ini layak direkomendasikan.

Kalaupun ada yang kurang dari buku ini adalah ketika memetakan musik 60/70an Aliyuna luput membicarakan musik soul milik kaum kulit hitam yang juga berjaya di eranya. Padahal lembaran kisah musik mereka juga mengasyikan untuk diangkat dan digali lebih dalam. Entah apa alasan dirinya melewatkan salah satu genre yang juga sangat berpengaruh kepada musik populer terutama pop dan rock.

Saya juga penasaran bagaimana bila Aliyuna menulis dan memetakan musik Indonesia di era 60/70an. Mengingat lebih dari satu dekade ke belakang justru menjadi eksotis di kalangan penikmat musik manca negara terutama barat sejak label mancanegara melakukan perilisan ulang berbagai album lawas rock Indonesia ke dalam bentuk piringan hitam. Akan sangat menarik membayangkan apa yang bisa Aliyuna tarik ke sana ke mari dalam membahas musik Indonesia yang kaya sejak tahun 50an ini.

 

____