Deretan Lima Drummer Perempuan Lintas Generasi di Indonesia

Nov 3, 2020
Drummer Perempuan

Jika pada artikel sebelumnya kami menyuguhkan tiga belas daftar lagu representasi dari 13 grup band berpersonel perempuan lintas generasi, maka daftar kali ini akan berpusat kepada mereka yang bertanggung jawab atas tabuhan drum yang enerjik, yang turut mengisi harmonisasi sebagai keberlangsungan sebuah grup band.

Tidak hanya terlibat dalam sebuah grup band, nama-nama di bawah ini juga mempunyai proyek masing-masing lho! Kira-kira, siapa saja ya mereka?

 

Susy Nander – Dara Puspita

Susy Nander – Dara Puspita

Susy Nander Dara Puspita / Foto: istimewa

Siapa yang tidak tahu mengenai legenda di musik Indonesia ini? Kuartet pop yang terbentuk pada tahun 1964 ini memegang peranan sangat penting dalam perjalanan musik Indonesia hingga saat ini. Membuka jalan bagi para band perempuan di Indonesia adalah salah satunya.

 

Titi Rajo Bintang

Titi Rajo Bintang

Titi Rajo Bintang / Foto: Tribunnews Jeprima

Barangkali kalian asing dengan namanya, mungkin kalian pernah mengingat kiprahnya sebagai salah satu juri dalam program Indonesia Mencari Bakat di medio 2010-2014 lalu. Jika bicara mengenai perjalanan bermusiknya, Titi sudah memulainya sejak muda, ketika dirinya memutuskan untuk menempuh studi di Farabi Music School dan Daya Music Institute.

Satu yang sempat mencuri perhatian, ketika pada tahun 2014 lalu dirinya tampil di Java Jazz 2014, bersama dengan Red Gate TAMA Marching Percussion.

 

Tika Pramesti – FLEUR!

Tika Pramesti – FLEUR

Tika Pramesti / foto: Çakti Prawirabishma.

Barangkali kalian terlewat, sebelumnya FLEUR! adalah Flower Girl, sebuah grup band tribute untuk Dara Puspita. Namun, dalam perjalanannya mereka memutuskan untuk mengubah identitasnya menjadi FLEUR!

 

Euis Siti Aisyah – Voice of Baceprot

Euis Siti Aisyah – Voice of Baceprot

Euis Siti Aisyah | Foto: Abottsky

Tentu saja trio metal Garut ini tidak bisa dilewatkan dalam daftar ini. Sebenarnya, andai tidak ada pandemi, bulan Maret lalu mereka akan satu panggung dengan Rich Brian, NIKI, Phum Viphurit, juga nama-nama lokal lainnya seperti RAN, Dipha Barus, Elephant Kind, dan nama lainnya dalam gelaran Head in The Clouds Festival garapan 88Rising.

Pada tahun 2017 lalu pun, mereka pernah mengisi salah satu panggung dari Synchronize Festival. Hadirnya mereka di industri pun juga tidak lepas dari adanya ‘kontroversial’, namun bukan itu yang akan dibahas kali ini.

 

Talitha Mailangkay – Zirah

Talitha-Mailangkay “Zirah”/ foto: Gigsplay/Aldrin Kevin

Menjadi yang terbaru dari daftar ini, berikut dengan grup musik yang dirinya terlibat, Zirah. Dalam dua tahun ke belakang, kuartet rock ini langsung menggebrak ‘skena’ dengan kehadirannya. Bahkan, The Brandals pun mengajak mereka sebagai opener dalam tur The Brandals yang diadakan tahun lalu.

Awal tahun ini, mereka merilis EP perdanananya yang bertajuk sama dengan nama band mereka. Namun, kabar kurang menyenangkan hadir di bulan Juli lalu, ketika sang vokalis, Alyssa Isnan mengundurkan diri dan menyisakan Raissa Faranda, Annisa Yasmin, dan juga Talitha.

 

____

Penulis
Raka Dewangkara
"Bergegas terburu dan tergesa, menjadi hafalan di luar kepala."
1 Comment
Inline Feedbacks
View all comments
trackback

[…] Simak artikel ca’emnya di sini  […]

Eksplor konten lain Pophariini

Langit Sore, GFRN, dan Cacha Sholastica Bahas Pengkhianatan Cinta dalam Firasat Berbisik

Kolaborasi bukan suatu hal baru bagi grup musik asal Yogyakarta, Langit Sore. Kali ini mereka menggaet Cacha Sholastica, dan GFRN untuk single berjudul “Firasat Berbisik” yang resmi beredar hari Jumat (29/03) lalu. Terbentuk sejak …

Eksplorasi Genre Tiderays di Single Heal or Mend

Tiderays asal Semarang resmi merilis single anyar mereka dalam tajuk “Heal or Mend” hari Jumat (29/03) dengan menggaet Vajra Aoki dari Femm Chem sebagai kolaborator. Sebelumnya band sudah pernah merilis album bertajuk 401 tahun …