3044

Kaleidoskop Musik Indonesia 2018 versi Pop Hari Ini

N O V E M B E R

 

Tinggal Landas Menuju Galaksi Palapa

Meroket: Kelompok Penerbang Roket / dok. Pohan.

Setelah menampilkan film pendek di bulan April, Kelompok Penerbang Roket merilis Galaksi Palapa adalah mini album pertama KPR setelah debut album Teriakan Bocah. Entah meniadakan versi digital, album ini hanya tersedia dalam format fisik (CD dan vinil). Di album ini, KPR membuka cakrawala baru akan warna-warna lain di luar Teriakan Bocah, sebuah pengantar yang baik akan seperti apa album kedua mereka.

 

Kemandirian Eka Annash

Eka Annash / dok. ekannash (instagram).

November ini, PHI mencatat perjalanan baru seorang Eka Annash. Pentolan Brandals ini terlihat memulai rekaman untuk proyek solonya. Bersama teman-teman musisi, Eka menghabiskan shift demi shift merekam lagu-lagu yang ditulisnya selama beberapa waktu terakhir. Apakah warna musiknya akan sama dengan Brandals atau proyek sampingannya, Zigi Zaga? 

 

Baca juga:  Feast, Para Pembawa Pesan

Reuni Bagus – Bimo

Bimo, drummer pertama netral / foto: Robby Suharlim.

Dari sekian banyak konser NTRL yang digelar, mungkin penampilan 30 November lalu di i-Six, Kemang menjadi yang berkesan. Pasalnya, drummer awal mereka, Bimo masuk dalam line up dan menampilkan nomor-nomor band ini waktu masih bernama netral. Dibilang langka iya, karena menurut catatan kami, Bimo tampil terakhir bersama Bagus di Metro TV pada acara musik yang dipandu Ahmad Dhani, beberapa tahun silam. Waktu itu Alm. Miten masih ikutan di dalam grup musik ‘netral reunian’ yang bernama Brutal.