538

Kaleidoskop Musik Indonesia 2019 versi Pop Hari Ini

 

Patung Lilin Agnezmo 

Agnez Mo
Agnez Mo menjadi satu dari artis Indonesia yang dibuat patung lilinnya di Museum Madame Tussauds Singapura / dok. mtssingapore (instagram)

Penyanyi Agnez Mo akan dibuatkan patung lilin oleh Museum Madame Tussauds Singapura. Kabar ini datang setelah Agnez Mo mengunggah berita tersebut di akun Instagram miliknya. Pelantun “Coke Bottle” ini merupakan artis pertama asal Indonesia yang menghuni museum patung lilin yang dihuni beberapa tokoh dunia tersebut. Selain Agnez Mo juga sudah ada beberapa orang Indonesia yang sosoknya diabadikan di Museum Madame Tussauds di beberapa negara, mereka adalah Jokowi (Madame Tussauds Hong Kong), Soekarno (Bangkok, Thailand dan Hong Kong), Anggun, penyanyi Indonesia pertama yang sukses masuk jajaran patung lilin Madame Tussauds.

 

N O V E M B E R

 

Mocca 20 tahun 

Mocca / dok. Mocca

Di ulang tahun yang ke 20, Mocca menghadirkan sesuatu yang spesial untuk para penggemarnya, yaitu merilis album You and Me Against The World: Tribute to Mocca. Ini merupakan album kompilasi beberapa musisi muda yang menyanyikan ulang lagu Mocca favoritnya. Album You and Me Against The World: Tribute to Mocca menampilkan band dan musisi seperti Coldiac, Asteriska, Bilal Indrajaya, NonaRia, The Panturas dan masih banyak lagi.

Baca juga:  Debut Album ROXX dan Perayaan Metal Indonesia

 

Kembalinya The Flowers

Setelah resmi meluncurkan album ketiga, Roda Roda Gila dan menampilkannya secara langsung di Synchronize Fest, The Flowers menggelar launching album pada Jumat (25/10) di HARO by The Rooftop, Jakarta. Dalam acara ini, band vintage rock asal Jakarta ini memamerkan video dokumenter saat melakukan penggarapan album Roda Roda Gila. Proses yang tak manja alias se-raw mungkin tanpa peralatan tercanggih.

 

Konferensi Musik Indonesia kedua di Bandung

Glenn Fredly memberikan sambutan di Konferensi Musik Indonesia / foto: jojo

Seperti pada 2018 di Ambon, Konferensi Musik Indonesia tahun ini digelar di Gedung Budaya Sabilulungan, Soreang pada 23 November 2019. Fokus konferensi ialah tata kelola industri musik yang lebih adil dan berkelanjutan. Konferensi yang dibuka oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Ada banyak sesi diskusi yang mempertemukan aktor-aktor penting industri musik dengan pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat sipil.

Baca juga:  Musik Pop di Indonesia dan Kontrol Negara

 

Para pemenang AMI Awards 2019

Gamaliel, Audrey dam Cantika menerima penghargaan Ami untuk Karya Produksi Vokal Terbaik / foto: @amiawards (instagram).

Malam Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards ke-22 telah selesai digelar pada Rabu (27/11) malam tadi dari studio RCTI, Jakarta. Satu per satu musisi terbaik tanah air silih berganti naik ke atas panggung menerima piala AMI sebagai pemenang dari kategori-kategori yang disebutkan. Tahun ini, ada 53 kategori yang masuk dalam AMI Awards ke-22 ini. Beberapa musisi seperti GAC, Marcello Tahitoe dan Kelompok Penerbang Roket adalah sebagian mereka yang berhasil menggaet AMI Awards.

 

Hindia dan Menari dengan Bayangan

Baskara a.k.a. HIndia / foto: dok. Hindia

Menandai debutnya sebagai solois, Baskara yang merupakan vokalis .Feast atau yang lebih dikenal sebagai Hindia meluncurkan album debutnya bertajuk Menari Dengan Bayangan pada 29 November 2019.  Lewat album ini, Baskara mengungkapkan keresahan-keresahan pribadinya yang juga keresahan semua orang. Keresahan yang dimaksud bisa dibilang seperti keluhan-keluhan sederhana seperti “Apa yang sudah gua capai dalam hidup?” Dalam pengerjaan album ini, Baskara mengajak Petra Sihombing, musisi, pencipta lagu dan juga produser untuk membidani karya-karya Hindia.